NEWS  

Kemenpar Nilai Festival Musik dan Budaya Dorong Kunjungan Wisatawan

Avatar photo
Cuplikan lagu Minggir-minggir, Trio Macan Gen Z
Cuplikan lagu Minggir-minggir, Trio Macan Gen Z

KUTIP.co – Kementerian Pariwisata atau Kemenpar menilai penyelenggaraan acara berbasis musik dan budaya memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, mulai dari meningkatnya kunjungan wisatawan hingga naiknya tingkat hunian penginapan.

Asisten Deputi Bidang Event Nasional Kementerian Pariwisata, Ni Komang Ayu Astiti, mengatakan festival musik yang berlangsung selama beberapa hari mampu menarik ribuan pengunjung dan memberikan efek ekonomi bagi daerah penyelenggara.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, ia mencontohkan festival jazz yang digelar dalam beberapa hari dapat mendatangkan banyak wisatawan sehingga memberi manfaat bagi sektor pariwisata setempat.

Menurut Ni Komang, dampak yang paling cepat terlihat dari penyelenggaraan festival musik adalah meningkatnya okupansi penginapan dan penggunaan layanan transportasi. Karena itu, ia mendorong lebih banyak kolaborasi untuk menghadirkan kegiatan yang memadukan unsur budaya, alam, dan musik di berbagai daerah di Indonesia.

“Tentunya di kondisi geopolitik saat ini kegiatan-kegiatan seperti ini harus kita kembangkan, inovasikan lagi. Jadi, karena sudah terbukti dampak yang cukup besar,” kata Ni Komang.

Ia menambahkan, kegiatan seni dan budaya juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di tingkat akar rumput. Hal tersebut sejalan dengan Asta Cita yang menitikberatkan pada pemerataan ekonomi hingga ke desa-desa dan wilayah pedalaman.

“Itu kami harapkan nanti daerah-daerah pegunungan rata-rata di desa sehingga masyarakat lokal mendapatkan secara langsung dampak dari kegiatan yang kita laksanakan tentunya ke depannya,” ujarnya.

Dukung BRI Jazz Gunung Series 2026

Kementerian Pariwisata turut mendukung penyelenggaraan BRI Jazz Gunung Series 2026 yang akan digelar melalui dua rangkaian festival, yakni BRI Jazz Gunung Slamet dan BRI Jazz Gunung Bromo.

Dukungan yang diberikan mencakup penguatan promosi untuk memperluas jangkauan publikasi acara kepada masyarakat. Kementerian juga membantu kebutuhan teknis panggung serta mendorong keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pelaksanaan festival.

Sebelumnya, festival tahunan Jazz Gunung menerima penghargaan Green Event of the Year 2025 dari Kementerian Pariwisata atas kontribusinya dalam mendukung pengembangan pariwisata hijau di Indonesia.