KUTIP.co – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menetapkan sejumlah tersangka dalam perkara dugaan korupsi proyek Pengadaan Bibit Nanas di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2024.
Selain mantan Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin, penyidik juga menahan lima orang lain yang diduga terlibat dalam proyek tersebut.
Salah satu tersangka yang turut ditahan adalah Hasan Sulaiman yang diketahui berasal dari Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Didik Farkhan Alisyahdi menyebut Hasan Sulaiman memiliki peran sebagai tim pendamping Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan pada periode 2023 hingga 2024.
“HS tim pendamping Pj Gubernur Sulsel 2023–2024,” kata Didik saat merilis pengungkapan kasus tersebut.
Profil Hasan Sulaiman Bulukumba
Hasan Sulaiman lahir di Kabupaten Bulukumba pada 24 Mei 1974.
Ia dikenal dengan panggilan Acang di lingkungan kerja maupun di kalangan kerabatnya.
Hasan berasal dari keluarga pendidik karena kedua orang tuanya berprofesi sebagai guru Sekolah Dasar di Kabupaten Bulukumba.
Pendidikan dasar ditempuh di SD 151 Bulukumba dan selesai pada 1986.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP Negeri 3 Makassar dan lulus pada 1989.
Setelah itu Hasan menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 2 Makassar pada 1992.
Hasan melanjutkan pendidikan kedinasan di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri yang kini dikenal sebagai Institut Pemerintahan Dalam Negeri.
Ia dinyatakan lulus dari STPDN pada tahun 1995.
Hasan juga menempuh pendidikan lanjutan di Institut Ilmu Pemerintahan Departemen Dalam Negeri dan menyelesaikannya pada 2000.
Pendidikan pascasarjana kemudian diraih di Universitas Muslim Indonesia dengan gelar Magister Manajemen pada 2019.
Perjalanan Karier Birokrat
Karier pemerintahan Hasan dimulai setelah menyelesaikan pendidikan kedinasan di STPDN.
Penugasan awalnya sebagai staf kelurahan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan.
Dalam perjalanan kariernya di daerah tersebut ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Lurah Bonto Matene di Kabupaten Pangkep.
Setelah beberapa tahun bertugas di Pangkep, Hasan dipindahkan ke Pemerintah Kota Makassar.
Di Makassar ia sempat menjabat sebagai lurah di beberapa wilayah administrasi.
Hasan juga pernah dipercaya mengisi posisi Sekretaris Camat di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.
Kariernya berlanjut dengan menduduki jabatan camat di sejumlah kecamatan di Kota Makassar.
Sebelum terseret dalam perkara dugaan korupsi proyek bibit nanas, Hasan diketahui menjabat sebagai Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
Profil Hasan Sulaiman:
Nama Lengkap: Drs H Hasan Sulaiman, MM
Panggilan: Acang
Tempat, Tanggal Lahir: Bulukumba, 24 Mei 1974
Agama: Islam
Hobi: Jogging, Gowes, Nonton Bola
Tempat Tinggal: Jl Sultan Alauddin, Komp BPH
Nama Istri: HJ Supriaty Lanna, SP, MM
Anak:Muh Fadhli Zihni
Muh Rifaat Muhtadi
Orang Tua:Ayah: H Sulaiman (Almarhum)
Ibu: Hj Sattaria
Pendidikan:SD 151 Bulukumba tahun 1986
SMP Negeri 3 Makassar tahun 1989
SMA Negeri 2 Makassar tahun 1992
STPDN tahun 1995
IIP Depdagri tahun 2000
Pasca Sarjana Magister Manajemen UMI tahun 2019












