News  

Bayar Tunggakan Listrik di Bontotiro, Direktur PDAM: Sore atau Malam, Air Mengalir

Direktur PDAM Bulukumba Andi Nurjaya. (Foto: Kutip/Iful Kc).

BULUKUMBA, KUTIP.co – Direktur PDAM Bulukumba Andi Nurjaya mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan tunggakan listrik di ruang mesin PDAM di Ekatiro, Kecamatan Bontotiro. Kata dia, air tak mengalir semata-mata disebabkan hanya karena penyegelan.

“Tak ada kendala lain. Ituji. Mungkin sebentar itu, agak sore atau malamlah air sudah mengalir,” kata Nurjaya ketika dikonfirmasi, Kamis (25/11/2021) sore.

Meski begitu, mantan Direktur PDAM Bantaeng ini, mengaku belum bisa menyimpulkan penyebab keterlambatan pembayaran listrik tersebut.

“Kita akan panggil dulu kepala Ikk-nya. Dan sementara turun melakukan penyelidikan di sana. Semoga tidak ada lagi hal seperti ini,” jelasnya.

Baca Juga:   Massa Aksi Reuni 212 Terus Berdatangan ke Patung Kuda

Sementara, pihak PLN Bonto Bahari membenarkan telah membuka segel ruang mesin PDAM di Kelurahan Ekatiro, Kecamatan Bontotiro. Ruang mesin ini, sebelumnya disegel selama beberapa hari.

“Segelnya sudah dibuka setengah jam yang lalu. Memang pernah disegel selama tiga hari,” kata Sabri, pihak PLN Bonto Bahari ketika dikonfirmasi.

Ia menyebut pihaknya menyegel ruang mesin PDAM akibat listrik menunggak senilai Rp4,4 Juta.

Sebelumnya warga di Hila-hila, Kelurahan Ekatiro, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba, Vivi Sarfiana Daud mengeluhkan pelayanan PDAM.

Ia mengaku kesulitan mendapatkan air bersih karena air PDAM berhenti mengalir. Kata dia, air tak mengalir disebabkan ruang mesin PDAM Ekatiro disegel.

Baca Juga:   Direktur PDAM Bulukumba Diharap Segera Ambil Langkah Strategis

“Sudah dua hari air PDAM tak mengalir di sini. Giliran menagih cepat,” kata Vivi ketika dikonfirmasi.

Vivi mengungkap, hal seperti ini bukan pertama kali terjadi. “Bukan kali ini saja disegel” ujarnya.

“Sampai hari ini air tidak mengalir. Kalau bayar tagihan PDAM, saya tidak pernahji menunggak. Untuk pembayaran air bervariasi,” tambahnya.

Lurah Ekatiro, Muhammad Syahril membenarkan jika warganya sudah dua hari resah akibat air PDAM terputus. Bahkan tambahnya, air juga berhenti mengalir di kantor lurah Ekatiro.

“Betul warga resah termasuk di kantor Lurah. Parahnya lagi saat ini ada vaksinasi. Saya kurang tau kenapa disegel,” jelasnya.

Baca Juga:   Wakili Sulsel di Parlemen Pelajar, Ketua DPRD Support Siswa SMN 1 Bulukumba