Bisnis  

Mengungkap Keunikan Blockchain Pi Network: Efisiensi Energi dan Desentralisasi

Pi Network dan Pioneer. Foto ilustrasi Kutip.co

Jakarta, Kutip.co – Kripto Pi Network telah muncul sebagai pelopor blockchain efisien energi dan desentralisasi.

Berkat dasar itu, Pi Core Team berhasil membangun komunitas yang kuat hingga seluruh dunia sejak dirilis Maret 2019 silam.

Blockchain Pi berfungsi sebagai dasar dari seluruh ekosistem Pi Network, menawarkan buku besar terdesentralisasi yang mencatat dengan teliti semua transaksi Pi.

Tidak hanya menjamin keamanan pertukaran yang melibatkan Pi tetapi juga membuatnya dapat diverifikasi.

Baik untuk penggunaan aplikasi, barang, atau layanan, blockchain Pi memberikan infrastruktur yang kokoh.

Blockchain Pi saat ini berada pada periode Mainnet yang Terenkapsulasi, yang berarti blockchain Mainnet sudah beroperasi tetapi dengan firewall yang mencegah koneksi eksternal dengan blockchain atau pertukaran lain.

Baca Juga:   Pi Network, Ancaman atau Pilihan Mata Uang Digital

Diadaptasi dari Stellar Consensus Protocol (SCP) dengan menggunakan Federated Byzantine Agreement, Pi Blockchain memungkinkan kontribusi dari banyak individu melalui perangkat mereka sendiri pada tingkat protokol.

Partisipasi ini difasilitasi melalui Nodes desktop dan konfirmasi Security Circle harian pada aplikasi seluler. Sebagai imbalan, peserta memperoleh imbalan melalui mekanisme penambangan meritokratis Pi.

Awal kemajuan setelah Testnet Pi blockchain diluncurkan pada 14 Maret 2020, memulai fase kedua jaringan: fase Testnet.

Cikal bakal komunitas ketika Platform Pengembangan Aplikasi pihak ketiga diluncurkan pada 10 Juni 2021, memungkinkan pengembang berinteraksi dengan blockchain Testnet melalui panggilan API SDK.

Baca Juga:   Update Pi Network: Hackathon Pi Commerce Resmi Dimulai

Mainnet Pi blockchain Terenkapsulasi diluncurkan pada 28 Desember 2021, memulai periode Terenkapsulasi dari Fase Mainnet.

“Firewall sengaja ditempatkan untuk melindungi blockchain dari koneksi eksternal untuk menegakkan sifat “terenkapsulasi” dari periode ini,” tulis akun Twitter @PicoreTeam kala itu.

Selajutnya kemampuan untuk Pioneers memindahkan Pi mereka ke Dompet Mainnet dimulai pada 28 Juni 2022, memungkinkan penggunaan Pi dalam periode Terenkapsulasi Mainnet.

Sejak 26 Juli 2022, Aplikasi Pi telah dapat berinteraksi dengan blockchain Mainnet melalui panggilan API SDK. Pada capaian ini dapat memfasilitasi integrasi yang mulus dari transaksi Pi nyata dalam ekosistem.

Baca Juga:   Payment Pi Network Semakin Digemari, Belanja Bahan Rumah Tangga hingga Hotel

Pi Core Team terus berupaya mengembangkan ekosistem yang sehat dan mulus serta mendorong keterlibatan jangka panjang dengan jaringan selama masa pengembangan dan penciptaan utilitas.

Terutama dalam mendukung dan mengoptimalkan migrasi Mainnet dan transaksi ekosistem dalam periode Terenkapsulasi, termasuk penelitian dan desain untuk fitur-fitur blockchain baru. ***