News  

PDAM Sakit, Dewas hingga Direktur Diundang Rapat di DPRD Bulukumba

DPRD Bulukumba bersama Dewas dan Direktur PDAM usai membahas kondisi PDAM yang sedang Sakit. (Dok Ist)

BULUKUMBA, KUTIP.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba mengundang Rapat Dengar Pendapat (RDP)  Dewan Pengawas (Dewas) hingga Direktur Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Bulukumba.

RDP ini, diiniasi oleh DPRD Bulukumba guna untuk membahas kondisi PDAM yang saat ini sedang dalam kondisi sakit.

Ketua DPRD Bulukumba H. Rijal yang memimpin RDP ini mengatakan, bahwa sesuai temuannya di bawah, ada berbagai macam persoalan yang pihaknya temukan, salah satu diantaranya ialah, persoalan terkait tidak mengalirnya air yang sumbernya dari pegunungan Na’na, Kecamatan Kindang.

Baca Juga:   Wakil Ketua II DPRD Bulukumba Haji Patudangi Sosper RP3KP di Seppang Ujung Loe

“Ini juga yang kami kerap temukan, keluhan warga yang mengaku bahwa air PDAM yang sumbernya dari Na’na yang tidak mengalir,” kata Rijal sapaan ketua DPRD ini.

Sementara itu, Fahidin HDK yang juga melayangkan pertanyaan ke Direktur PDAM, dia menyentil terkait dengan gaji Dewas yang tidak pernah tersalurkan.

Menanggapi hal itu, Nurjaya selaku Direktur PDAM Bulukumba membeberkan, bahwa terkait adanya keluhan warga terkait tidak mengalirnya air PDAM inj, mantan Direktur PDAM Bantaeng itu mengaku, jika pihaknya selalu dengan cepat melakukan penanganan jika ada keluhan warga.

Baca Juga:   Komisi D DPRD Bulukumba Undang Seluruh Kepala Puskesmas dan Pejabat Dinkes, Bahas soal Dana BOK

“Soal keluhan air yang sempat tidak mengalir, itu karena adanya sumbatan pasir pada pipa, dan itu kami sudah melakukan pengamanan,” ucap Nurjaya.

Sementara terkait dengan Gaji Dewas yang dianggap tidak pernah disalurkan, itu kata Nurjaya menambahkan, bukan tidak tersalurkan, hanya saja karena Dewas tidak mau mengambil, kecuali pak Musafir.

Dibeberkan Nurjaya, bahwa dengan perhatian DPRD terhadap PDAM ini, itu kata dia. Menjadi semangat tersendiri untuk melakukan yang terbaik buat PDAM lebih baik kedepan.