News  

Bupati Bulukumba Minta DWP tak Bahas Politik, tapi Fokus Kerja

Suasana pembukaan Sertijab Ketua DWP Bulukumba di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu (30/6/2022). (Ist).

BULUKUMBA, KUTIP.co – Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf meminta pengurus Darma Wanita Persatuan (DWP) untuk mampu berinovasi membantu program-program pemerintah daerah. Ia mengingatkan agar DWP tak membahas politik.

“Jangan ada urusan politik. Fokuslah bekerja pemberdayaan. Saya mau di mana pun, no cerita politik,” kata bupati yang lebih akrab disapa Andi Utta dalam sambutannya pada Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pengurus DWP Bulukumba di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu (30/6/2022).

Andi Utta meyakini DWP punya integritas dan kapasitas mumpuni. Dengan begitu katanya, DWP jangan buang-buang waktu dengan hanya berkumpul tanpa ada target yang harus dicapai.

Baca Juga:   Lantik Kades PAW Baruga Riattang, Andi Utta Minta Percepatan Vaksinasi Warga

“Jangan hanya konkow-konkow. Saya yakin kita semua punya wawasan yang luas. Istri-istri pejabat harus terlibat positif,” katanya.

Bupati berlatar pengusaha ini, menaruh harapan agar DWP mampu menunjukkan eksistensinya untuk sama-sama berkolaborasi membangun Bulukumba.

Salah satunya kata Andi Utta, DWP secara organisasi bisa ambil peran mendorong pengembangan UMKM sebagai sektor penting perekonomian masyarakat.

“Antara atasan dan bawahan dalam organisasi, tidak ada yang paling hebat. Pasti ada yang kurang. Tanpa kita bekerja dan berkolaborasi, maka hasilnya tidak akan maksimal,” ujarnya.

Ketua DWP Bulukumba Intang Ali Saleng, berjanji bahwa pihaknya akan berjuang bersama melaksanakan program-program yang sejalan dengan visi misi pemerintah daerah.

Baca Juga:   Andi Utta Prediksi Laga Jerman vs Jepang Bakal Sengit: Der Panzer Menang

Soal kegiatan seremonial, istri dari Sekda Muh Ali Saleng ini mengaku sepakat dengan ketegasan bupati. Sebab katanya, para kepala OPD pun dituntut untuk meminimalkan kegiatan seremoni.

Menurutnya, hal penting yang akan dilakukan oleh DWP ke depan untuk pengembangan UMKM adalah pelatihan -pelatihan industri rumah tangga.

“Untuk gosip-gosip, bukanmi lagi zamannya sekarang. Itu zaman dulu. Selaku istri-istri dari Kepala OPD dan ASN, kita harus membantu suami dalam menyukseskan program pemerintah daerah,” jelas Intang.

Sementara itu, dewan penasehat DWP Bulukumba Andi Misbawati Wawo menerangkan bahwa pengembangan UMKM, tentu akan dikerjasamakan dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM.

Baca Juga:   AIA Harap Pengaman Abrasi Pantai Kalumeme Dianggarkan Lagi Tahun Depan

Tak hanya itu kata mantan Pj Sekda Bulukumba itu, rencana program lainnya seperti penyuluhan kesehatan bagi Ibu dan Anak dengan menggandeng Dinas Kesehatan.

“Bahkan di Dinas Pertanian, ada Kelompok Wanita Tani (KWT). Kita ingin memanfaatkan pekarangan supaya mereka belajar menanam sayur dengan organik,” kata Misbawati Wawo.

Ia mengemukakan, KWT di dinas pertanian itu diarahkan agar memanfaatkan pekarangan dengan menanam sayuran maupun tanaman obat-obatan, sehingga tak perlu lagi ke pasar untuk membelinya.

“Saat ini ada seratus lebih KWT binaan. Kemarin malah saya sosialisasi dan membuka pelatihan KWT,” katanya.