News  

Tolak Anaknya Divaksin, Orang Tua Siswa di Selayar Pilih Anaknya Belajar di Rumah

Siswa Sekolah Dasar yang sedang melakukan baris berbaris. (Dok Internet)

SELAYAR, KUTIP.co -Sejumlah orang tua siswa Sekolah Dasar (SD) di Kepulauan Selayar, mengaku keberatan jika anak mereka tidak dibiarkan ke Sekolah karena tidak di vaksin covid-19. Sebagian orang tua mengaku tidak mau anak mereka di vaksin covid-19. Meski ada konsekwensi harus belajar dirumah saja, seperti yang mereka terima dari penyampaian guru-guru disekolah anak mereka.

Salah seorang orang tua anak yang anaknya masih usia sekolah dasar malah rela anaknya tidak sekolah jika harus divaksin covid-19. Demikian juga Sitti Rahmawati, yang anaknya sekolah disalah satu sekolah dasar di Benteng, mengaku tidak akan mau membiarkan anaknya divaksin. Walaupun Ia tahu konsekwensinya sang anak tidak bisa mengikuti pelajaran tatap muka di sekolahnya dan harus belajar dari rumah.

“duh, lebih bagus tidak sekolah anak saya daripada divaksin di sekolahnya, ujarnya.

Baca Juga:   Kedapatan Sidak, Puluhan Pegawai Rela Divaksin Usai Apel di Bulukumba

Menanggapi hal ini, Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kepulauan Selayar, Mustakim, KR, pada Kamis (27/1) menjelaskan bahwa arahan itu dari Kemendikbud, yang menyatakan sebaiknya PTM penuh dilaksanakan jika semua guru dan murid yang bersyarat sudah divaksin.

Oleh karena itu sehingga diupayakan semua masyarakat termasuk guru dan murid yang memenuhi usia 6-12 Tahun dapat mengikuti vaksin untuk mencegah Pandemik Covid-19.

Mengenai murid yang tidak divaksin terpaksa harus belajar dirumah dan tidak bisa mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah, Kadis pendidikan Selayar tidak menjawab namun menjelaskan akan diupayakan terus sampai orang tuanya mengizinkan anaknya untuk vaksin.

“Kita akan upayakan terus sampai orang tuanya mengisinkan anaknya untuk vaksin atau keterangan dokter bahwa anak belum vaksin karena ada penyakit.KBMnya tetap jalan kecuali kalau sudah ada kebijakan dari pihak Kemendikbud Riset dan Teknologi RI,” jelas Mustakim kepada Wartawan. Kamis, 27 Januari 2022.

Baca Juga:   Sekolah Islam Imam Bukhori Bulukumba Bagi-bagi Hewan Qurban ke Orang Tua Santri

Dikatakan Mustakim, saat ini target minimal 70 persen dan akhir Februari mendatang sudah harus mencapai 100 persen. Untuk umur 06 -11 Tahun sendiri, masih menunggu vaksin dan akan dimulai Insyaallah hari Senin 31 Januari 2022.

Sementara itu, data dari Dinas Kesehatan Kepulauan Selayar, tagert vaksinasi covid-19 untuk anak usia 6 – 12 tahun untuk anak sekolah dasar ditargetkan sebanyak 13.214 orang murid se-Kabupaten Kepulauan Selayar.

Sayangnya karena sampai saat ini, Kamis (27/1) target tersebut baru tercapai 0,25% atau baru tervaksin sebanyak 33 orang anak. Hal ini dijelaskan oleh, Dr. H. Husaini Husain, M. Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Baca Juga:   Siap-siap, Pengunjung dan Pedagang Pasar di Bulukumba Akan Divaksin

Selain menjelaskan persentase terendah di Sulawesi Selatan untuk vaksinasi anak usia 6 – 12 tahun, Kadis Kesehatan juga menanggapi informasi mengenai murid sekolah di Kabupaten Kepulauan Selayar yang belum di vaksin covid-19 hanya bisa sekolah dirumah saja secara daring, dan tidak ikut pembelajaran tatap muka di sekolah.

“ Yang saya tau ada edaran Gubernur kemarin sepert itu, untuk sekolah lanjutan. Kalau untuk anak SD belum ada petunjuk dari pusat dan propinsi sampai ke kita. Di Selayar juga kita belum bicarakan, jelasnya.

Persoalannya perlu disosialisasikan dengan baik, jangan sampai orang tua berlebihan kecemasannya, begitu juga sekolah dan murid apakah siap memperbaiki sistem pembelajaran daringnya yang selama ini dianggap tidak baik kalau memang ada yang tidak bersedia di vaksin, jelas Dr. Husaini. (Andi Benteng)