News  

Vaksinasi di Desa Masih Rendah, Andi Utta Minta Dinas PMD Turun Tangan

Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf rapat bersama jajarannya. (Foto: Dok Ist).

BULUKUMBA, KUTIP.co – Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) turun tangan. Hal itu karena masih rendahnya capaian vaksinasi Covid-19 di beberapa desa dan kelurahan.

Bupati menyebut, PMD harus berkoordinasi dengan Lurah dan Kepala Desa setempat. Sebab menurut data yang diterimanya, masih lebih banyak yang belum divaksin daripada yang sudah divaksin.

“Saya minta Dinas PMD turun ke lapangan, ini (capaian vaksinasi) saya lihat masih banyak yang zona merah di bawah 20 persen. PMD harus turun koordinasi sama lurah atau kepala desanya,” pinta Andi Utta sapaan akrab Bupati saat memimpin rapat bersama jajarannya, Senin (22/11/2021).

Baca Juga:   Tim Saber Pungli Sulsel Apresiasi UPP Bulukumba

Menurut bupati, vaksinasi Covid-19 harus digenjot. Pasalnya, saat ini cakupan vaksinasi secara keaeluruhan di Bulukumba terbilang rendah, hanya di kisaran angka 30 persen, sehingga sulit untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok.

Olehnya Bupati kembali meminta untuk memaksimalkan percepatan program vaksin untuk masyarakat Bulukumba hingga akhir Desember nanti, bisa mencapai 50 sampai 70 persen.

“Tentu ini menjadi target semua, dan kita harus maksimalkan target 50 persen dan kalau bisa 70 persen dicapai Desember nanti,” jelasnya.

Untuk mencapai target tersebut, Bupati menekankan bahwa dibutuhkan kerja keras oleh semua pihak termasuk jajarannya untuk saling berkolaborasi dalam mengupayakan percepatan vaksinasi Covid-19.

Baca Juga:   Banyak Aset Daerah Tidak Jelas, Empat Orang Legistlator Sosper Kearsipan di Ujung Bulu

Ia menginginkan inovasi dari seluruh stakeholder terkait untuk memaksimalkan percepatan vaksinasi. Jika tidak, selain terhambatnya herd immunity terwujud, juga akan menjadi indikator kinerja pemerintahan.

“Semua OPD harus bantu, buat inovasi masing-masing. Tanpa kita lakukan ini, akan jadi penilaian untuk kita semua, termasuk menjadi indikator kita bisa bekerja atau tidak,” tegasnya.