News  

Silaturahmi Pengurus Demokrat Torut, IAS Minta Izin Maju Pilgub Sulsel

IAS bersilaturrahmi dengan pengurus DPC Partai Demokrat Toraja Utara di Aula Hotel Hiltra, Rantepao, Minggu (13/11/2021). (Foto: Ist).

RANTEPAO, KUTIP.co – Mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mulai terang-terangan untuk maju bertarung di Pilgub Sulsel 2024 mendatang. Hal itu disampaikan saat melakukan silaturrahmi dengan pengurus DPC Partai Demokrat Toraja Utara di Aula Hotel Hiltra, Rantepao, Minggu (14/11/2021).

“Melalui forum ini, izinkan saya untuk menyampaikan niat tulus saya, untuk maju bertarung di pemilihan gubernur mendatang,” ujar Ilham disambut aplaus seluruh pengurus DPC Toraja Utara.

Ilham mengatakan, niat yang tulus itu haruslah dibarengi kerja-kerja politik yang terukur. Namun katanya, semua bisa dilakukan jika seluruh kader, simpatisan dan pengurus mampu bangkit dari keterpurukan selama ini.

Baca Juga:   Andi Utta Paparkan Potensi Bulukumba ke Warga Australia dan Belanda

“Perolehan suara Partai Demokrat terus mengalami penurunan. Harus ada upaya untuk mereborn situasi ini. Mari kita bangkit dengan semangat baru untuk menjadi penenang pemilu,” ujar IAS.

Ia menambahkan, untuk menjadi pemenang pemilu, sebenarnya perkara mudah bagi Partai Demokrat, sebab sudah memiliki pengalaman menjadi pemenang pemilu.

Karena itu, menurut Ilham, mulai saat ini seluruh kader dan simpatisan merapatkan barisan, mengisi struktur kepengurusan mulai tingkat paling bawah. Selain itu, semua daerah pemilihan haruslah terisi, sehingga perolehan suara tidak lagi jeblok-jeblok.

Terakhir, IAS yang juga ingin maju bertarung di Musda DPD Partai Demokrat Sulsel tersebut, mengajak kader dan simpatisan untuk merangkul seluruh tokoh masyarakat untuk bisa menjadi bagian dari Partai Demokrat.

Baca Juga:   Pilkada Bulukumba, Andi Utta-Jamal Syamsir Berebut Rekom di Tiga Parpol

Sekadar diketahui, pagi tadi, IAS di sela roadshownya di Tana Toraja, menyempatkan bertemua sejumlah tokoh di Makale. Diantaranya, mantan Bupati Tana Toraja Johannes Ampil Situru, dan mantan Wakil Bupati Victor Datuan Batara. (***)