News  

Andi Sukri Pastikan Gabung Demokrat Jika IAS Terpilih Ketua DPD

IAS saat melakukan silaturahmi bersama pengurus Cabang Demokrat dan Mantan Bupati Bulukumba bersama mantan ketua Golkar. Foto/Kutip

BULUKUMBA, KUTIP.co- Setelah menyambangi Kabupaten Kepulauan Selayar, politikus senior Demokrat, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), melakukan kunjungan silaturahmi ke mantan Bupati Bulukumba, Andi Sukri Sappewali. Kehadiran IAS ibarat magnet yang menarik sejumlah tokoh Bulukumba. Mereka berbincang santai sembari ngopi di Warkop Mattoanging, Kabupaten Bulukumba, Rabu (10/11).

IAS datang bersama rombongan DPD Demokrat Sulsel, antara lain yakni Wakil Ketua I Irwan Patawari dan Wakil Ketua Bappilu Jefri Timbo. Tampak hadir pula Ketua DPC Demokrat Bulukumba, Andi Murniaty Makking, dan mantan Ketua DPD II Golkar Bulukumba, Andi Hamzah Pangki.

Pada kesempatan itu, Sukri menyampaikan pandangannya terkait sosok IAS yang kini dijagokan memimpin DPD Demokrat Sulsel. Di matanya, mantan Wali Kota Makassar dua periode itu merupakan sosok yang mempunyai kapasitas mumpuni dalam kepemimpinan. Olehnya itu, ia yakin bila diberikan amanah, IAS pasti mampu membesarkan Demokrat Sulsel.

Baca Juga:   Istri yang Ditikam Suami di Bulukumba Meninggal, Jenazahnya Sementara Disemayamkan

“Kalau IAS pimpin Demokrat, pasti ada perubahan besar. IAS itu komunikatif, berkomitmen dan mampu memimpin banyak orang,” ungkap cucu pahlawan nasional, Andi Sulthan Daeng Radja.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan Demokrat memiliki banyak jasa dalam karir politiknya. Demokrat merupakan salah satu partai politik yang mengusungnya dan membawa dirinya terpilih menjadi Bupati Bulukumba.

Lebih jauh, Sukri menjabarkan saat ini banyak ditawari partai politik untuk bergabung. Meski demikian, Ketua Pepabri Sulselbar itu mengaku belum menentukan sikap. Ia menyebut baru akan mempertimbangkan untuk bergabung di Demokrat jika IAS terpilih memimpin DPD partai berlambang mercy lingkup Sulsel.

Baca Juga:   Das'ad Latif Akui Kepemimpinan Ilham Azikin di Bantaeng

“Saya banyak ditawari parpol untuk bergabung tapi belum ambil keputusan. Ya, saya akan pertimbangkan gabung Demokrat kalau Demokrat Sulsel memang dipimpin oleh IAS,” tuturnya.

Sementara itu, IAS menyebut langkahnya menemui para tokoh Bulukumba sebagai upaya mammanu’-manu. Mammanu-manu’ adalah istilah adat saat seseorang melakukan pendekatan khusus bingkai pernikahan.

“Saya menyebut ini mammanu-manu’. Saya masih harus menunggu Musda Demokrat baru berani mengajak dengan terang-terangan saudara-saudara saya yang ada Bulukumba,” ujar dia.

Pada kesempatan itu, IAS juga menyampaikan terima kasih kepada Andi Sukri dan sejumlah tokoh Bulukumba yang telah meluangkan waktu untuk bertemu. Khusus di Bulukumba, bila kelak diberi amanah memimpin Demokrat Sulsel, pihaknya menargetkan ada yang bisa lolos ke Senayan melalui Dapil II.

Baca Juga:   Silaturahmi Pengurus Demokrat Torut, IAS Minta Izin Maju Pilgub Sulsel

“Jika diberikan kesempatan pimpin Demokrat, kursi DPR RI untuk Dapil II Demokrat yang hilang wajib kembali. Bahkan kalau bisa ditambah, apalagi memang potensi itu ada,” pungkasnya. (*)