News  

Pendidikan Bulukumba yang Progresif: Asesmen sampai Vokasi Wirausaha

Ketum HMI Bulukumba, Baso Riswandi saat hadiri dialog refleksi jelang 3 tahun pemerintahan Andi Utta-Edy Manaf. (Ist)

BULUKUMBA, KUTIP.co Ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bulukumba, Baso Riswandi  melontarkan puja-puji perubahan multisektor di Kabupaten Bulukumba. Ia menilai, perubahan itu tampak nyata.

“Kita harus memberikan apresiasi atas keberhasilan Bapak Bupati dan Wakil Bupati dalam membangun Bulukumba,” kata Baso Riswandi di dialog refleksi jelang 3 tahun pemerintahan Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf di Top Floor Gedung Satap Bulukumba, Rabu malam, 20 Desember 2023.

Baso lebih jauh menyinggung pendidikan sebagai fokus utama perhatiannya. Menurut dia, cita-cita besar Bupati mampu diejawantahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulukumba.

“Ada beberapa inovasi di lingkup dunia pendidikan kita, mulai dari pembangunan karakter anak didik yang dibangun mulai dari PAUD sebelum masuk SD,” kata Baso.

Baca Juga:   Pemkab Bulukumba-Jiwasraya Sepakati Pembebasan Lahan Gedung Satap

Selain itu kata dia, pembenahan dalam internal yang bertujuan untuk lebih memaksimalkan kinerja para pelaku pendidikan. “Tentu merupakan angin segar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Bulukumba,” jelasnya.

“Tak heran jika hari ini dunia pendidikan kita mengalami perubahan dan perkembangan. Ini tak terlepas dari kinerja kepala dinas pendidikan yang patut kita apresiasi,” sambung Baso Riswandi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulukumba, Andi Buyung Saputra menyebutkan kerja tim Dikbud untuk RPJMD prioritas Bupati di dinas pendidikan sudah terpenuhi keseluruhan.

“Asesmen minat bakat kita lakukan di kelas 9, sebagai bekal orang tua melihat potensi untuk melanjutkan ke SMA/SMK atau yang lain,” ungkapnya.

Baca Juga:   Dinilai Tak Bisa Tuntaskan Musda, Kader Golkar Desak DPP Copot Taufan Pawe

IPM kita di tahun 2022 sudah 70%. Angka putus sekolah kita bisa tekan dari pertama kali Bapak Bupati-Wabup dilantik sekitar 9000an orang,” tambah Andi Buyung Saputra.

Sekarang kata dia lagi, sekira 3000an kerja sama dengan UNICEF, target zero ATS (anak tidak sekolah), serta infrakstruktur pendidikan terus dibenahi.

“Kita punya tim pengelola DAK dan DAU yang di lapangan terus mengawasi pelaksanaan, baik menggunakan anggaran DAK maupun DAU,” kata Andi Buyung Saputra.

Ia menuturkan sisi kurikulum 100% penerapan implementasi Kurikulum Merdeka, guru penggerak menjadi kepala sekolah di angka 45% dan tertinggi di Sulsel.

Baca Juga:   PLN-Pemkab Bulukumba Kerjasama Soal Pajak PJU

Disdikbud Bulukumba juga menggalakkan pendidikan vokasi wirausaha dengan menanam cabai, sayuran, pupuk organik dan penelitian terintegrasi dengan proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5).

“Iklim pendidikan yang dijaga agar suasananya menyenangkan bukan menyeramkan. Kita latih kepsek untuk memulai trasformasi pendidikan ke arah yang sesuai minat bakat siswa,” jelas Andi Buyung.

“Yang terakhir kita buat TK standar internasional di Tanete dan revitalisasi Pasangrahan Tanete sebagai cagar budaya,” jelasnya menambahkan.(*)