Sport  

Sifu Maurice Bangga Felix Leong Masuk Hall of Fame Seni Beladiri Australasian 2023

Grandmaster Felix Leong dan Sifu Maurice Novoa.

Jakarta, Kutip.co – Penghargaan kehormatan dan bergengsi diberikan kepada grandmaster seni beladiri kung fu Wing Chun, Felix Leong (Leong Cheok Son).

Grandmaster Felix pada tahun 2023 dilantik sebagai anggota Australasian Martial Arts Hall of Fame (AMAHOF).

Murid Felix Leong, Sifu Maurice Novoa, mengaku berbangga dan terharu atas kehormatan yang diberikan itu.

Dalam percakapan dengan Kutip.co, Maurice Novoa menyatakan keyakinannya yang teguh terhadap keterampilan dan prestasi Grandmaster Felix.

Dia juga menggambarkan Felix Leong sebagai individu yang tangguh dan murah hati dalam berbagi pengetahuan kepada para muridnya.

“Grandmaster Felix meminta saya untuk berduel dengannya setelah saya mendonasikan Boneka Kayu ke akademinya pada tahun 2016, dan memang, pertahanannya sangat kuat; pukulan dan tendangan saya tidak bisa mengenainya. Tinjunya berhenti hanya beberapa sentimeter dari kepala saya beberapa kali,” kisah Sifu Maurice.

Baca Juga:   Sukses Mendunia, Kisah Inspiratif Sifu Maurice Novoa dalam Dunia Wing Chun

Sejak saat itu, Sifu Maurice memutuskan untuk menjadi murid baru Grandmaster Felix.

Ia mulai berlatih di kota asalnya, Melbourne, dengan Sifu Nick Legg secara pribadi di rumahnya, salah satu murid tertua dan paling senior dari Grandmaster Felix ketika ia tinggal di Adelaide.

Sifu Maurice sering pergi ke Adelaide dan berlatih dengan Grandmaster Felix selama berpekan-pekan.

Berkat ketokohan dan dedikasi tinggi dalam seni bela diri Wing Chun di Australia, Maurice meyakini bahwa Grandmaster Felix pantas menerima penghargaan di AMAHOF tahun 2023.

“Ini sangat pantas, dan saya mendengar kabar pengangkatannya ke AMAHOF dengan bangga dan penuh haru. Beliau telah melestarikan dan mengembangkan seni beladiri Wing Chun,” tambahnya.

Sebagai murid langsung, Sifu Maurice merasa terpanggil untuk melanjutkan warisan Grandmaster Felix.

Baca Juga:   Undang Empat Kabupaten di Sulsel, BNI 46 Sukses Gelar Turnamen Catur

Bagi dia, Grandmaster Leong tidak hanya sebagai seorang mentor, tetapi juga memberikan pengetahuan dan inspirasi berharga dalam dunia seni bela diri.

Pengaruh Grandmaster Felix Leong telah meluas jauh melampaui prestasi pribadinya. Ia telah melatih banyak murid yang telah mencapai kesuksesan luar biasa sebagai instruktur seni bela diri.

Beberapa muridnya bahkan telah berhasil dalam kompetisi internasional, seperti Piala Raja di Thailand, sebuah turnamen Muay Thai yang bergengsi.

Kemenangan-kemenangan ini menjadi bukti akan efektivitas ajaran Grandmaster Leong dan kemampuannya dalam menyampaikan pengetahuan dan keterampilan kepada para muridnya.

“Saya terus menjaga warisan-warisannya, baik secara pribadi maupun di akademi, meneruskan aspirasi Grandmaster Felix dan semua yang mencintai Wing Chun,” katanya.

Felix Leong, yang juga dikenal sebagai Cheok Son Leong, adalah seorang Grandmaster seni bela diri Tiongkok gaya Wing Chun dan telah mencapai gelar Monkul Emas dalam Muay Thai, serta menjadi juara seni bela diri.

Baca Juga:   Porprov XVII Sulsel Telah Usai, Bulukumba Sukses Jadi Tuan Rumah

Leong lahir di Foshan di provinsi Guangdong, Tiongkok, dan dipengaruhi sejak usia dini, terutama oleh neneknya, yang dianggap sebagai ahli seni bela diri tingkat tinggi.

Felix Leong adalah salah satu dari sedikit murid Sum Nung, penerus Yuen Kay Shan.

Leong diangkat menjadi murid karena gelar kejuaraan bela diri nasional dan pasifik yang dimilikinya.

Sum Nung sendiri dikenal karena kemampuannya melempar darts.

Felix turut diajari cara melemparkan sumpit plastik melalui pintu.

Felix adalah grandmaster tertinggi yang ada di dunia karena telah menerima pengajaran langsung dari tiga garis keturunan grandmaster Wing Chun yang berbeda yakni Pan Nam, Ip Chun (anak dari Ip Man), dan Sum Nung. ***