MUSIC  

Blime And His Magical Jakarta Turun Panggung Band Academy Indosiar

Avatar photo
Blime And His Magical Band, band asal Jakarta
Blime And His Magical Band, band asal Jakarta

KUTIP.co – Persaingan Grup 2 Top 5 Band Academy Indosiar berlangsung ketat pada Rabu malam (22/4/2026).

Namun langkah Blime And His Magical Band harus terhenti setelah diumumkan tereliminasi dari panggung kompetisi.

Band asal Jakarta itu tampil membawakan lagu Pesawat Tempur yang dipopulerkan Iwan Fals.

Meski tampil penuh semangat, penampilan mereka belum mampu memikat dewan juri dan harus menerima skor terendah malam itu.

Hasil tersebut membuat Blime And His Magical Band resmi turun panggung sekaligus mengakhiri perjuangan mereka di ajang Band Academy 2026.

Sementara itu, empat band lainnya sukses mengamankan tiket menuju babak Top 4.

Rutinitas Pagi dari Bandung lolos usai membawakan lagu Jangan.

Basic Evolution juga tampil solid lewat lagu Salah.

Dari Tegal, The 20’s sukses menghidupkan panggung dengan lagu Terbang.

Sedangkan JH Band menutup persaingan dengan penampilan lagu Khayalan Tingkat Tinggi yang membawa mereka ikut melaju ke babak berikutnya.

Empat band tersisa dipastikan tampil habis-habisan di Top 4 Grup 2 Band Academy 2026.

Jalan Panjang Menuju Semifinal

Band Academy merupakan ajang pencarian bakat khusus grup band yang digelar Indosiar pada musim perdananya tahun ini.

Sebanyak tiga puluh band dari berbagai daerah dibagi ke dalam enam grup, dan setiap grup hanya menyisakan satu juara untuk melaju ke babak semifinal.

Karena itu, eliminasi berlangsung bertahap dari Top 5, Top 4, Top 3, hingga laga puncak antara dua band terakhir di tiap grup.

Seluruh pertunjukan disiarkan Indosiar dan dapat disaksikan pula melalui layanan streaming Vidio.

Adapun juara tiap grup akan saling berhadapan di fase semifinal untuk memperebutkan tiket ke babak final musim perdana ini.

Sementara itu, kekalahan di babak awal tidak serta-merta menutup jalan para band pendatang baru.

Panggung televisi nasional memberi mereka paparan luas yang kerap berlanjut ke tawaran manggung maupun kontrak rekaman.

Blime And His Magical Band sendiri dikenal lewat gaya panggung teatrikal yang membedakannya dari peserta lain.

Perjalanan mereka di ajang ini pun menambah portofolio panggung yang berharga untuk karier berikutnya.

Hasil tiap malam kompetisi juga ramai diperbincangkan penggemar di media sosial.

Bagi penonton, persaingan Grup 2 masih menyisakan pertarungan menarik hingga juara grup ditentukan.

Sebagai catatan, format grup membuat setiap band hanya punya sedikit kesempatan tampil, sehingga satu penampilan buruk bisa langsung berujung eliminasi.

Hal itu pula yang membuat pemilihan lagu menjadi strategi penting bagi tiap peserta di panggung kompetisi ini.

***