KUTIP.co – Mantan anggota grup K-pop NCT Dream dan NCT 127, Mark Lee, resmi meluncurkan label independen bernama Upper Room. Label tersebut akan berfokus pada produksi konten yang menggabungkan musik, video, seni visual, dan pertunjukan dalam satu ekosistem kreatif.
Dilansir dari Channel News Asia, Jumat (5/6/2026), Mark akan menjabat sebagai co-CEO di perusahaan tersebut. Label itu didirikannya bersama sejumlah rekan yang telah lama bekerja sama dengannya dalam berbagai proyek kreatif.
Pengumuman peluncuran Upper Room disampaikan Mark melalui akun Instagram pribadinya dengan membagikan ulang unggahan dari akun resmi label tersebut.
Menurut keterangan yang diperkenalkan kepada publik, Upper Room akan menjadi ruang kolaborasi bagi individu-individu dengan visi dan pemikiran yang sejalan untuk mengeksplorasi berbagai kemungkinan baru dalam dunia kreatif. Hasil eksplorasi tersebut akan diwujudkan dalam konten yang mengintegrasikan musik, video, seni visual, dan pertunjukan.
Mark Perkenalkan Platform Baru Lewat YouTube
Bersamaan dengan peluncuran label, Mark juga membagikan sejumlah video pendek melalui Instagram serta memperkenalkan saluran YouTube baru kepada para penggemarnya.
Melalui Instagram Story, ia mengarahkan pengikutnya untuk mengunjungi kanal tersebut dengan pesan, “Jika Anda ingin melihat saluran Mark Lee yang baru…”
Saluran YouTube itu telah mengunggah satu video perdana berjudul “Cinematic Prologue”. Video tersebut menampilkan rangkaian cuplikan sinematik bernuansa retro yang dipadukan dengan teks naratif dan diakhiri pesan suara dari Mark.
Mark Lee memulai debutnya pada 2016 sebagai anggota grup K-pop NCT. Selama berkarier, ia dikenal sebagai rapper utama di dua subunit populer, yakni NCT Dream dan NCT 127.
Pada April 2026, Mark mengakhiri kerja samanya dengan SM Entertainment setelah kontrak eksklusif yang berlangsung selama 10 tahun berakhir. Keputusan tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjalanan Mark bersama NCT dan membuka babak baru dalam kariernya sebagai artis sekaligus eksekutif kreatif melalui Upper Room.
Langkah Mark meninggalkan sistem agensi besar demi label mandiri meninggalkan jejak langka di industri K-pop, yang umumnya menahan artis lewat perpanjangan kontrak. Karena itu, gerak-gerik Upper Room akan jadi tolok ukur menarik: bisakah bintang sebesar Mark tumbuh di luar mesin promosi SM? Sementara itu, dampak kepergiannya langsung terasa pada formasi unit lamanya, seperti terurai di profil NCT 127 dan formasi terkininya.
Kemudian, mata penggemar kini tertuju pada rilisan perdana label ini: apakah berupa singel solo, proyek kolaborasi, atau format visual yang selama ini menjadi ciri khas Mark. Apa pun bentuknya, langkah pertama Upper Room akan menentukan nada perjalanan panjangnya.
