Desa Bontonyeleng Bulukumba Siapkan Wisata Sejarah dan Agrowisata

Andi Baso Mauragawali, Kepala Desa Bontonyeleng. (Dok.TribunTimur)

BULUKUMBA, KUTIP.co — Desa Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, akan mengembangkan Desa Wisata, yakni Agrowisata dan sejarah.

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, telah menyampaikan prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2023, yang diatur dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2022 Tentang Prioritas Dana Desa Tahun 2023.

Termasuk di dalamnya pengembangan Desa wisata.

Hal itu yang membuat kepala Desa Bontonyeleng Andi Baso Mauragawali akan mengembangkan wisata di desanya.

Ia menyampaikan bahwa, luas lahan yang akan dikelola sekitar 5 hektar, yang nantinya akan digabung dalam berbagai jenis wisata yang akan suguhkan.

Baca Juga:   Edy Manaf Sampaikan Cita-cita Bupati untuk Bulukumba ke Warga Bontotiro

“Rencananya tahun depan kita akan launching, jadi sementara baru kami buka aksesnya. Jadi di dalam lokasi wisata nantinya wisatawan akan menikmati keindahan sungai, dan pegunungan, serta buah-buahan,” ucap Kades Bontonyeleng yang juga eks anggota DPRD Bulukumba.

Kemudian ada beberapa cerita legenda masyarakat setempat yang nantinya akan diperkenalkan ke publik, untuk menambah kesan sejarah dalam berwisata.

Lokasi wisata tersebut bertempat di Dusun Pabbicenge dan Seka.

Sejumlah persiapan sudah dilakukan termasuk akses ke lokasi, juga menurutnya peran semua pihak dibutuhkan dalam pengembangan desa wisata, termasuk peran media dalam memperkenalkan wisata di Bontonyeleng. (Mad)

Baca Juga:   Desa Bira Menuju Desa Digital, Ditandai Kerjasama Dengan PT. Telkom