News  

Ide Inovasi Disdukcapil-DPMD Bulukumba, Diakui Oleh Organisasi Kepala Desa

Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara LAN-RI, Tri Widodo Wahyu Utomo, bersama Wakil Bupati Bulukumba, serta OPD saat launching inovasi di Bulukumba (ist)

BULUKUMBA,KUTIP.co – Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara LAN-RI, Tri Widodo Wahyu Utomo melaunching 85 inovasi Kabupaten Bulukumba di Aula Kantor Bappelitbangda Bulukumba, Rabu 7 September 2022. Ia memuji 3 ide inovasi Pemkab Bulukumba.

Melihat kondisi ini, giliran Organisasi Kepala Desa di Kabupaten Bulukumba ikut angkat bicara, sekaligus mengakui ide inovasi tersebut.

Sekretaris Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Bulukumba, Arsul Sani mengatakan, jika ide inovasi dari DPMD dan Disdukcapil dapat terwujud, maka manfaatnya sangat luar biasa bagi masyarakat.

“Saya yakin ide inovasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat di desa. Air adalah kebutuhan paling pokok dan menjadi sumber segala sesuatu yang akan kita lakukan,” ujarnya, Kamis 8 September 2022

Baca Juga:   Telah Lama Dinantikan Masyarakat, DANDIM 1411 Bulukumba Melukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Koramil Di Kindang

Untuk kado pernikahan berupa KK dan KTP-el, katanya, juga sangat penting. Apalagi, masyarakat di desa yang jauh jaraknya dari kota, kadang tak memperhatikan adminduk, nanti ketika ingin dibutuhkan baru mengurus.

“Kalau ada program inovasi seperti ini kan, pasti masyarakat sangat terbantu dalam mendapatkan adminduk,” kata Kades Tamatto yang masa jabatannya belum lama ini berakhir.

Sekretaris Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Bulukumba, Muhardi juga menyampai hal serupa. Menurutnya, pelayanan paling mendasar bagi warga di desa adalah adminduk.

“Semua bentuk kepengurusan pasti dasarnya adalah KK dan KTP-el. Saya kira bagus sekali ini ide inovasi,” jelas Kepala Desa Dampang Kecamatan Gantarang tersebut.

Baca Juga:   Ciptakan Situasi Kondusif Jelang Pemilu, Polres Bulukumba Jaga Ketat Kantor Bawaslu - KPU 

Muhardi mengemukakan, jika inovasi sudah terwujud, maka berpotensi untuk disingkronkan dengan program-program desa melalui musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat desa.

“Jadi masyarakat juga akan mendorong dari bawah. Sehingga program ini akan lebih kuat lagi,” kata Kades yang lebih akrab disapa Totti.

Berikut 3 ide inovasi yang dipuji akan dahsyat:

1. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)

FA DEWAN (Fasilitas Desa Swasembada Air Minum). Deskripsi kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah desa, perusda dan lembaga masyarakat desa dalam penyediaan air minum layak konsumsi. (H. Andi Agus Salim Ishak, S.Sos, M.Si

Baca Juga:   Tutup Turnamen Futsal KKSS Tual-Malra, Ali Mardana: Tahun Depan Digulir Lagi

2. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)

Kado Pernikahan Dukcapil. Deskripsi kado yang diberikan oleh pihak Dukcapil berupa KK, KTP-el sepasang pengantin dengan perubahan status. (Endang Muliani, S.Sos)

3. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah
Terong Pustaka (Teras Dongeng Perpustakaan). Deskripsi sarana pelayanan untuk membangkitkan minat baca masyarakat khususnya bagi anak usia dini atau TK. (Armawati, S.Sos). (Mad)