News  

Ketua Komisi B Fahidin HDK Terima Aspirasi Nelayan Kampung Nipa Bulukumba

Ketua Komisi B Fahidin HDK saat menerima nelayan yang membawa barang bukti penangkapan ikan dengan cara overfishing. (Dok Kutip)

BULUKUMBA, KUTIP.co – Puluhan nelayan Kampung Nipa Kelurahan Bentenge Kecamatan Ujung Bulu Kab. Bulukumba mendatangi gedung DPRD Bulukumba. Rabu 18 Mei 2022.

Kehadiran puluhan nelayan tersebut berkaitan dengan adanya nelayan dari Kabupaten Takalar yang melaut di wilayah perairan Bulukumba, dengan menggunakan alat tangkap ikan yang telah dimodifikasi.

Sehingga nelayan Kampung Nipa yang menemukan nelayan tersebut, lansung menghentikan aktivitas dari nelayan dari Takalar, karena melakukan Overfishing.

Dalam penyampaiannya, koordinator aksi H. Andi Gunawan memaparkan terkait persoalan Overfishing dan dampak negatif dari kegiatan tersebut terhadap ketersediaan ikan di Kabupaten Bulukumba.

Baca Juga:   Kapolsek Imbau Warga Rilau Ale: Jaga Ternak, Damai Pilkades!

“Masyarakat telah mengamankan barang bukti tekait Overfishing yang dilakukan oleh nelayan dari Takalar, karena aktivitas tersebut dapat mengganggu ketersediaan Ikan di laut Bulukumba,” Ungkapnya.

Lebih lanjut nelayan, mengharapkan perhatian dari Komisi B, dalam menyikapi pengaturan terkait penggunaan lampu offer yang menyebabkan terjadinya Overfishing khususnya dalam bentuk pembuatan peraturan daerah yang mengatur terkait hal tersebut.

Sementara itu, Fahidin HDK di dampingi oleh H. Musa Lirpa dan Drs. H Amiruddin
mengatakan bahwa DPRD dalam waktu dekat ini, akan melakukan konsultasi dengan provinsi terkait dengan aturan mengenai penangkapan ikan, dan akan mengundang Dinas Perikanan untuk membahas mengenai Overfishing.

Baca Juga:   Kader Berlabuh di PKB, Nirwan: Kalau Mereka Mencintai Golkar, Harusnya Tidak Meninggalkan

“Terkait dengan Overfishing, kita akan melakukan konsultasi dengan provinsi mengenai aturan penangkapan Ikan, juga Dinas Perikanan kami akan undang untuk membahas Overfishing” Kata Fahidink HDK

Sementara alat bukti yang telah diamankan oleh nelayan telah diserahkan oleh pihak kepolisian, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. (Achmad)