KUTIP.co – Film drama komedi Conjurig dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026, mengangkat kehidupan komunitas cosplayer hantu di kawasan wisata Kota Bandung.
Menurut RRI Jakarta, judul film ini permainan kata yang mengontraskannya dengan horor The Conjuring, sedangkan ceritanya sendiri berjalan di jalur komedi dan drama.
Film ini disutradarai sekaligus ditulis oleh Tubagus Deddy, yang sebelumnya menyutradarai Koboy Kampus bersama Pidi Baiq dan ikut menulis skenario Ancika: Dia yang Bersamaku 1995.
RRI Banjarmasin mencatat produksinya digarap Global Borneo Entertainment bersama Bima Sakti Pictures dan Imagine, dengan Budi Ismanto sebagai produser.
Sinopsis Conjurig
Cerita bergerak lewat tokoh bernama Piit, pemuda yang menghadapi masalah pekerjaan sekaligus percintaan di Jakarta.
Piit memutuskan pulang ke kampungnya di Bandung, lalu bergabung dengan komunitas cosplayer hantu yang beroperasi di kawasan Jalan Asia Afrika dan Braga.
Di balik kostum dan aktivitas menghibur wisatawan itu, Piit menemukan persahabatan, pengalaman baru, sekaligus cara pandang berbeda tentang kebahagiaan.
Dito Darmawan memerankan Piit, sementara Maizura tampil sebagai Tamy.
KapanLagi menggambarkan Tamy sebagai cosplayer bergaya gotik yang lari dari identitasnya sebagai cucu penyanyi ternama.
Barisan pemain pendukungnya memuat Mathias Muchus, Ferry Maryadi, Bucek, Joe P Project, Shella Fernanda, Trie Utami, Anyun Cadel, Ikbal Fauzi, dan Wina Marrino.
Conjurig terinspirasi dari komunitas nyata bernama Comjurig di Bandung, berisi orang-orang yang berkostum hantu atau jurig dalam bahasa Sunda dan mencari penghasilan sambil menghibur pengunjung.
Sosok berkostum yang selama ini hanya menjadi latar foto wisatawan mendapat porsi cerita tersendiri di layar lebar.
Saat trailer perdana dirilis, Tubagus Deddy menyebut Alun-Alun Bandung sebagai energi yang ingin dia tangkap dalam cuplikan tersebut.
“Alun-Alun Bandung punya energi yang unik, ramai, hangat, dan penuh kejutan kecil di setiap sudutnya. Kami ingin trailer ini menangkap energi itu sekaligus memperkenalkan Piit dan Tamy sebagai dua orang yang mencoba sembunyi dari masalah, tapi justru menemukan diri mereka sendiri di tengah keramaian,” kata Tubagus Deddy.
Kepada detikJabar pada Oktober 2024, ketika film ini masih dijadwalkan tayang awal 2025, sutradara yang sama menjelaskan alasannya mengangkat pekerjaan tersebut ke layar lebar.
“Lewat kisah ini, kami ingin menunjukkan bahwa para cosplayer ini bekerja dengan jujur untuk menghidupi keluarga mereka melalui seni cosplay,” ujarnya.
Pendekatan berpijak pada kisah dan komunitas nyata itu menempatkan Conjurig berdekatan dengan film Baby Udon yang diangkat dari kisah nyata, meski keduanya memilih latar yang jauh berbeda.
Pada tanggal tayang yang sama, bioskop nasional juga menerima horor komedi Warga Rusun 609 produksi Rapi Films.
Sebelumnya, KUTIP mencatat 14 film Indonesia tayang di bioskop sepanjang September 2026.
Jumlah layar, durasi, dan rating usia Conjurig belum diumumkan pihak produksi hingga artikel ini disusun.
Jadwal penayangan masih berpotensi berubah, sehingga penonton disarankan memantau kanal resmi jaringan bioskop. Pengumuman lengkap film ini dimuat RRI Banjarmasin.
***
