KUTIP.co – Paris Jackson menceritakan hubungannya dengan sang ayah, mendiang Michael Jackson, dalam siniar “Trying Not to Die” bersama Jack Osbourne.
Menurut laporan People pada Selasa (26/5/2026), Paris mengaku sempat merasa memiliki kewajiban untuk menunjukkan hubungan dekatnya dengan Michael Jackson kepada publik.
Perasaan itu muncul karena dirinya tumbuh sebagai anak dari salah satu bintang pop terbesar di dunia.
“Pastinya ada unsur tertentu di mana saya merasa harus membagikan semuanya,” kata Paris.
Namun perempuan berusia 28 tahun itu mengatakan pandangannya berubah dalam beberapa tahun terakhir.
“Dan itu telah berubah drastis dalam beberapa tahun terakhir, karena saya merasa seperti tidak ada satupun dari kita yang berutang apapun kepada siapapun,” lanjutnya.
Paris Makin Eksis
Paris mencontohkan perubahan tersebut melalui aktivitasnya di Instagram yang kini memiliki sekitar 7 juta pengikut.
Ia mengaku sudah tidak merasa perlu lagi mengunggah hal-hal pribadi tentang ayahnya pada momen tertentu seperti ulang tahun, Hari Ayah, maupun peringatan wafat Michael Jackson.
“Saya berada di titik yang sangat indah dengan ayah saya dan saya menyukainya, dan itu bukan urusan siapapun dan saya tidak perlu membagikannya dengan siapapun,” ujar Paris.
Michael Jackson meninggal dunia pada 2009 saat Paris masih berusia 11 tahun.
Paris juga mengatakan dirinya tidak ingin mengikuti cara orang lain dalam mengekspresikan rasa cinta kepada ayahnya yang ia sebut sebagai sahabat terbaik.
Menanggapi anggapan dirinya sebagai anak manja, Paris mengaku memang tumbuh dengan banyak kemewahan semasa kecil.
Meski begitu, ia mengatakan Michael Jackson tetap mengajarkan etos kerja sejak usia dini.
Penyanyi lagu “Zombies in Love” sekaligus bintang film One Spoon of Chocolate itu mengaku merasa bahagia saat terus bekerja dan tetap aktif.
“Karena saya seperti hiu. Jika saya berhenti bergerak, saya akan mati. Saya senang bisa bergerak, bekerja, dan produktif,” katanya.












