MOVIE  

‘Empat Musim Pertiwi’ Wakili Indonesia, Tayang 8 Oktober

Avatar photo
Potret sutradara Kamila Andini tersenyum di depan dinding biru Berlinale

KUTIP.co – Film ‘Empat Musim Pertiwi’ karya Kamila Andini dijadwalkan tayang luas di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026, beberapa pekan setelah terpilih mewakili Indonesia di kategori Best International Feature Film Academy Awards ke-99.

Film ini dipilih Komite Seleksi Oscar Indonesia (IOSC) dengan Persatuan Perusahaan Film Indonesia sebagai pelaksana seleksi, menurut Medcom.

Pengumumannya disampaikan rumah produksi Forka Films pada 16 September 2026, sebagaimana diberitakan RRI.

Medcom menegaskan terpilih sebagai wakil resmi belum berarti film itu sudah masuk nominasi.

Upacara Academy Awards ke-99 dijadwalkan berlangsung pada 14 Maret 2027 di Los Angeles.

Menurut RRI, sebelum rilis luas pada 8 Oktober, film ini dijadwalkan lebih dulu diputar secara terbatas mulai September 2026.

RRI tidak menyebutkan kota maupun bioskop mana saja yang memutarnya pada tahap terbatas itu.

Perjalanan festivalnya dibuka lewat pemutaran perdana dunia di program Centrepiece Toronto International Film Festival pada 13 September 2026.

Di Toronto, film ini diputar memakai judul internasional ‘Four Seasons in Java’.

Jawa Pos menyebut film ini juga dijadwalkan mengikuti Busan International Film Festival dan Tokyo International Film Festival.

Busan tahun ini, edisi ke-31 yang dibuka 6 Oktober, menempatkan film itu di program A Window on Asian Cinema menurut Medcom.

Kisah Pertiwi dan jajaran pemainnya

‘Empat Musim Pertiwi’ mengisahkan kepulangan seorang perempuan ke kampung halamannya setelah menjalani hukuman penjara 20 tahun karena membunuh lelaki yang mencoba memperkosanya.

Jawa Pos menulis cerita film bergerak mengikuti upaya Pertiwi menghadapi kembali fase-fase kehidupan yang pernah ia lalui, dengan unsur misteri, fiksi ilmiah, dan realisme magis.

Putri Marino berperan sebagai Pertiwi, sementara Shofia Shireen memerankan Pertiwi pada masa remaja.

Arya Saloka tampil sebagai Bisma, Christine Hakim sebagai Mak Ira, dan Hana Pitrashata Malasan sebagai Niken.

Cinema XXI mencantumkan film ini bergenre suspense dan drama dengan durasi 2 jam 17 menit serta klasifikasi usia 17 tahun ke atas.

Film ini ditulis sekaligus disutradarai Kamila Andini dan diproduseri Ifa Isfansyah di bawah rumah produksi Forka Films.

Menurut RRI, produksinya berbentuk ko-produksi internasional yang melibatkan Indonesia, Prancis, Belanda, Norwegia, Polandia, Arab Saudi, dan Singapura.

Andini menyebut materi ceritanya lekat dengan Indonesia, tetapi persoalan yang diangkat melampaui batas negara.

“Film ini sangat berakar pada Indonesia, tetapi pertanyaan yang diangkat tentang trauma, ingatan, kekerasan, dan penyembuhan bersifat universal,” kata Andini seperti dikutip RRI.

Dengan jadwal 8 Oktober, ‘Empat Musim Pertiwi’ tayang berbarengan dengan sejumlah judul lokal lain pada daftar film Indonesia yang tayang di bioskop Oktober 2026.

Rincian jadwal dan pengumuman resmi seputar film ini dapat dipantau lewat pemberitaan RRI.

***