MOVIE  

Pirunduk, Horor Urban Legend Banjar Tayang 22 Oktober

Avatar photo
Rumah adat Banjar Bubungan Tinggi berdinding kayu tua dengan atap tinggi, berdiri di atas tiang

KUTIP.co – Film horor Pirunduk dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026, mengangkat ilmu gaib dari Kalimantan Selatan dengan 70 persen pemain yang berasal dari warga lokal menurut catatan detikcom.

Film ini disutradarai Billy Christian, dengan naskah yang ditulis Tubagus Deddy dan Budi Ismanto.

Jawa Pos menyebut produksinya digarap tiga rumah produksi: Pichouse Films, Pentana Production Studio, dan Bimasakti Pictures.

Ceritanya berlatar kehidupan masyarakat tepian sungai di Kalimantan Selatan pada era 1980-an, seperti dilaporkan Jawa Pos.

Aulia Sarah berperan sebagai Siti, perempuan yang dipaksa menikahi juragan kaya Badarudin untuk melunasi utang ayahnya. Bucek Depp memerankan Badarudin.

Setelah mengalami kekerasan dalam pernikahannya, Siti mempelajari ilmu hitam pirunduk untuk menundukkan suaminya. Menurut detikcom, setelah kematiannya arwah Siti berubah menjadi sosok mengerikan yang bergentayangan dan meneror satu kampung.

Yoriko Angeline berperan sebagai Ratih, istri kedua dalam rumah tangga itu, sementara Bastari Bayu memerankan Jamal. Jajaran pemain lainnya antara lain Ayu Putri, Alam Jaya, dan Trisia Chandra.

Pirunduk dalam Kepercayaan Masyarakat Banjar

Dalam bahasa Banjar, pirunduk berarti menundukkan. Menurut detikcom, ilmu itu dipercaya bekerja lewat amalan batin atau bacaan mantra, berbeda dari susuk yang memasukkan jarum ke dalam tubuh.

Budi Ismanto, produser sekaligus penulis naskah, menyebut kisah itu sudah ia dengar sejak kecil.

“Pirunduk ini bisa dikatakan sebagai mitos atau legenda, tapi dalam dunia nyata masih terjadi di daerah kami, Kalimantan Selatan,” katanya kepada Jawa Pos.

Billy Christian menyatakan ia datang langsung ke Kalimantan karena bukan berasal dari suku Banjar.

“Kan saya bukan orang Banjar, akhirnya saya datang langsung ke Kalimantan. Saya saksikan sendiri masyarakatnya bagaimana, makanannya, ketemu dukun lokalnya, mendengar segala sesuatu tentang Kalimantan,” ucapnya kepada Jawa Pos.

Pengambilan gambar berlangsung di Desa Tatah Masjid, Kabupaten Barito Kuala, dan di Kampung Banjar Sungai Jingah, Banjarmasin.

Rumah berarsitektur khas Banjar peninggalan tahun 1928 dipakai di lokasi Sungai Jingah, menurut detikcom. Perahu tradisional jukung ikut muncul di beberapa adegan.

Yoriko Angeline, pemeran Ratih, berasal dari daerah tempat cerita ini berlatar. “Aku asli Banjarmasin, asli Kalimantan Selatan,” katanya kepada Liputan6.

Kepada media yang sama, ia menilai peran Ratih menantang karena karakternya sangat berbeda dari dirinya, sementara ia belum pernah menikah apalagi menjalani posisi sebagai istri kedua.

Tokoh Ratih digambarkan berjualan sayuran dan buah dari atas jukung di pasar terapung.

Pirunduk menambah barisan horor lokal yang mengisi daftar film Indonesia tayang di bioskop Oktober 2026, sementara perolehan judul-judul sebelumnya terhimpun dalam daftar film horor Indonesia terlaris 2026.

Judul horor lain yang sudah diulas KUTIP antara lain Hasut, yang mengangkat teror suara di antara empat sahabat.

Rincian produksi dan latar cerita film ini dimuat dalam laporan Jawa Pos.

***