KUTIP.co – &TEAM mencetak rekor baru lewat Mark on Me, mini album Korea kedua mereka yang dirilis pada 8 September 2026. Menurut data Hanteo, album tersebut terjual 1.224.524 kopi hanya pada hari pertama, angka penjualan pembuka tertinggi sepanjang karier grup asuhan HYBE LABELS JAPAN itu.
Pencapaian tersebut menegaskan posisi unik &TEAM di peta K-pop. Grup beranggotakan sembilan personel ini lahir dari sistem pelatihan Jepang, tetapi kini serius menggarap pasar Korea dengan rilisan berbahasa Korea. Karena itu, tembusnya angka sejuta kopi di hari pertama menjadi bukti strategi dua kaki mereka mulai berbuah.
Serigala yang Belajar Mencinta
Secara musikal, Mark on Me memuat enam lagu dengan durasi total sekitar enam belas menit. Materinya melompat-lompat dari pop rap, R&B kontemporer, alt-pop, pop rock, hingga dance-pop, tetapi tetap diikat satu benang merah: identitas “DNA serigala” yang menjadi konsep grup sejak debut.
Kali ini, cerita serigalanya diberi bumbu baru berupa cinta. Lagu utamanya mengisahkan serigala yang menutup diri setelah ditolak dunia, lalu perlahan berubah setelah bertemu seseorang yang menerimanya apa adanya. Dengan demikian, album ini terasa lebih hangat dibanding rilisan-rilisan mereka sebelumnya yang kental nuansa pencarian jati diri.
Strategi fisiknya pun agresif. Mark on Me dijual dalam dua belas versi kemasan, termasuk sembilan versi solo untuk masing-masing personel. Sementara itu, promosi di media Korea dan Jepang berjalan bersamaan, mulai dari panggung musik mingguan hingga sesi wawancara majalah mode.
Lonjakan &TEAM ikut meramaikan persaingan grup generasi baru yang tahun ini memang luar biasa sengit. Sebagai pembanding, rookie label tetangga juga terus mencatat angka streaming besar, seperti yang terekam dalam artikel album debut CORTIS menembus 600 juta streaming di Spotify. Adapun bagi &TEAM, rekor Hanteo ini menjadi modal penting menuju target berikutnya: comeback yang mengangkat nama mereka dari jagoan penjualan fisik menjadi pemain besar di ranah digital.
Kemudian, satu hal yang pasti: dengan basis penggemar Jepang yang solid dan pijakan Korea yang makin kokoh, serigala sembilan kepala ini masih punya banyak wilayah untuk ditandai.
Sementara itu, penggemar Indonesia ikut kecipratan efek rekor ini: nama grup sempat menghiasi daftar topik hangat di media sosial tanah air pada pekan perilisan. Basis penggemar LUNÉ di Asia Tenggara memang tumbuh pesat sejak grup rajin menyapa lewat konten berbahasa internasional.
***
