MUSIC  

aespa Rilis Empat Lagu Solo Member Sekaligus, Ini Daftarnya

Avatar photo
Empat personel aespa berdiri di panggung dengan atasan putih dan celana denim

KUTIP.co – Lagu solo aespa akhirnya dirilis serentak untuk keempat membernya. Pada 14 September 2026, Karina, Winter, Giselle, dan Ningning masing-masing meluncurkan satu lagu solo, sebuah format perilisan yang jarang ditempuh girl group K-pop. Alih-alih menonjolkan satu member, SM Entertainment memberi panggung yang sama rata kepada semuanya.

Empat lagu itu hadir dengan judul dan karakter yang berbeda-beda. Karina membuka lewat 16 Bit, Winter tampil dengan Saddle Up, Giselle membawa BYEB4HELLO, sedangkan Ningning menutup lewat balada berjudul I Love You But I Gotta Let You Go. Dengan demikian, penggemar mendapat empat warna musik sekaligus dalam satu hari perilisan.

Empat Member, Empat Kepribadian

Strategi ini terasa seperti etalase kepribadian. Lagu Karina condong ke sisi futuristik yang selama ini melekat pada citra aespa, sementara Winter menjajal energi yang lebih liar. Kemudian, Giselle bermain di wilayah pop alternatif yang cocok dengan gaya rapnya, dan Ningning memamerkan kekuatan vokal lewat lagu perpisahan yang emosional. Perbedaan itu justru menegaskan alasan aespa sulit digantikan: satu grup, empat identitas yang utuh.

Perilisan serentak ini juga menjaga momentum grup yang sedang tinggi. Sebelumnya, aespa sudah menyapa penggemar lewat album baru pada Mei, lalu mencuri perhatian lewat kolaborasi dengan G-Dragon di lagu WDA yang sempat diulas di artikel kolaborasi G-Dragon dan aespa. Karena itu, empat lagu solo ini melengkapi tahun yang nyaris tanpa jeda bagi kuartet SM tersebut.

Respons awal menunjukkan strategi tersebut berhasil. Keempat lagu langsung mengisi tangga lagu iTunes di berbagai negara secara bersamaan, sementara potongan video performanya bertebaran di media sosial. Bahkan, perbandingan gaya keempat lagu menjadi bahan diskusi hangat di kalangan penggemar, persis seperti yang diharapkan dari format rilisan semacam ini.

Bagi penggemar di Indonesia, kejutan seperti ini menambah alasan menantikan gerak-gerik aespa di sisa tahun. Adapun interaksi para member dengan idol lain pun selalu menarik perhatian, seperti saat interaksi Karina dan Eunchae LE SSERAFIM viral beberapa waktu lalu.

Empat lagu, empat cerita, satu grup. Perilisan 14 September ini membuktikan aespa tidak sedang kehabisan ide untuk tetap relevan.

Dengan demikian, sambutan atas empat lagu ini hampir pasti ikut menentukan seberapa jauh SM berani membuka ruang proyek solo penuh bagi tiap member. Bagi MY, sebutan penggemar aespa, hari perilisan serentak itu terasa seperti empat comeback dalam satu hari.

***