News  

Sambut Hari Jadi Harkannas ke-10, KKP Buat Lima Kebijakan Baru Prioritas SDGs

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menyambut Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-10 di tahun 2023. (Foto: Dok. KKP) (Kutip.co)

Jakarta, Kutip.co Saat ini kekayaan sumber daya laut yang melimpah adalah modal dasar untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia.

Sehingga dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan gizi nasional, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menyambut Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-10.

Peringatan Harkannas yang digelar setiap  21 November, menjadi momentum  mengingatkan kembali kesadaran masyarakat akan pentingnya ikan sebagai bahan pangan berprotein tinggi dan menyehatkan.

Selain itu, sejak hari ini secara resmi telah diusung tema terkait agenda kedepan yaitu “Ikan untuk Generasi Emas” dengan mengingatkan pentingnya kesadaran konsumen terhadap produk perikanan berkelanjutan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menyambut Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-10 di tahun 2023. (Foto: Dok. KKP) (Kutip.co)

Tema tersebut menjadi panggilan kepada berbagai elemen bangsa dalam menjaga keberlanjutan sumberdaya perikanan untuk generasi mendatang.

Dengan kata kunci generasi emas adalah era Indonesia memiliki SDM yang berdaya saing. Karena generasi emas adalah generasi yang cerdas, sehat, kuat, dan memiliki karakter yang baik.

Baca Juga:   Venue dan Atlet Dayung Porprov XVII Dikawal Ketat TNI-POLRI, Yasir Mahmud Jenguk Korban Kekerasan

Melansir dari laman resmi KKP yang dikutip Kutip.co, pada Jum’at (15/09/2023). Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Budi Sulistiyo dalam keterangan tertulisnya pada pers hari ini.

“Pesan penting yang ingin disampaikan dalam menyambut Harkanas ke-10 ini adalah pentingnya meningkatkan konsumsi produk perikanan yang berkelanjutan”, ujarnya.

Perlu diketahui, Indonesia sebagai negara kepulauan dengan memiliki potensi perikanan yang perlu dimanfaatkan secara optimal dan lestari untuk bangsa.

Serta pertimbangan selanjutnya dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia adalah mendukung ketahanan pangan dan gizi nasional.

Baca Juga:   Jelang Porprov, Polres Bulukumba Massifkan Patroli Gabungan

Di tempat yang sama, Dessy Anggraeni, Direktur Program Sustainable Fisheries Partnership (SFP) Indonesia memberikan apresiasi kepada KKP yang telah memasukkan tema konsumsi ikan yang bertanggung jawab pada peringatan Harkannas ke-10.

Menurutnya, peringatan tahunan tersebut tidak saja mempromosikan pentingnya mengkonsumsi ikan yang memberikan segala kebaikannya untuk kesehatan kita.

Namun juga bagaimana memilih produk perikanan yang bertangung jawab, seperti dimana ikan itu ditangkap, apa alat tangkapnya, dan bagaimana cara menangkapnya.

Sementara Direktur Program Kelautan dan Perikanan Yayasan WWF Indonesia, Dr. Imam Musthofa Zainudin, mengaku siap mendukung KKP terkait perikanan berkelanjutan untuk ketahanan pangan Indonesia.

Baca Juga:   Nayla, Pelajar Bulukumba yang Fasih Nyanyikan Lagu Nike Ardilla

Bahkan dia memastikan akan turut menyebarluaskan pentingnya memilih seafood yang ramah lingkungan (eco-friendly) kepada konsumen.

Terakhir, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan KKP mengusung lima kebijakan untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Kelima kebijakan prioritas tersebut:

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menyambut Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-10 di tahun 2023. (Foto: Dok. KKP) (Kutip.co)

1. Memperluas kawasan konservasi laut.
2. Penangkapan ikan terukur berbasis kuota
3. Pembangunan budidaya laut, pesisir dan darat yang berkelanjutan.
4. Pengawasan dan pengendalian kawasan pesisir dan pulau-pulau keci
5. Pembersihan sampah plastik di laut melalui gerakan partisipasi nelayan.

Harkanas mengingatkan kembali komitmen kita dalam peningkatan konsumsi ikan sebagai investasi gizi generasi mendatang. ***