News  

Melihat Momen Safari KB, Bhakti IBI di Puskesmas Bontobahari Bulukumba

Safari KB Bhakti IBI di Puskesmas Bontobahari. (Dok/Ist)

BULUKUMBA, KUTIP.co Seluruh bidan Puskesmas Bontobahari melaksanakan Safari KB dan Kesehatan Bulan Bhakti IBI ranting Bontobahari pada, Jumat lalu. Kegiatan itu, berkolaborasi dengan UPTD Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), serta organisasi profesi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Bulukumba.

Selain dihadiri oleh selurah bidan Puskesmas, turut hadir Kepala Puskesmas Bontobahari Hisbair, Kepala IBI Cabang Bulukumba Bidan Hj. Yuliana, Kepala Ranting IBI Bontobahari Hj.Nilawani D.Pasau, serta PKB Kecamatan Bontobahari.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan layanan KB secara gratis kepada warga. Pelayanan KB menjadi salah satu upaya jitu untuk mengendalikan tingkat kelahiran penduduk, menurunkan angka kesakitan serta kematian ibu dan anak.

Baca Juga:   Inspektorat Bulukumba Mulai Telusuri Status Pernikahan SR dan JT, Taufik: Sudah ada Beberapa Pihak Dimintai Keterangan

Pasangan usia subur mendapatkan akses untuk menggunakan kontrasepsi yang berkualitas sesuai kebutuhan dan status  kesehatannya, agar mengatur kapan waktu yang ideal untuk hamil dan melahirkan yaitu umur 20-35 tahun dengan memerhatikan status kesehatan dan gizinya.

Ibu juga dapat mengatur jarak kelahiran yang sehat  minimal 2 tahun, sehingga dapat menyusui bayinya dengan Asi eksklusif 0-6 bulan dan menyusui aktif sampai anak umur 2 tahun.

Kepala Puskesmas Bontobahari, Hisbair berharap agar seluruh bidan berkomitmen dalam melakukan pelayanan secara maksimal.

“Seluruh bidan, baik yang di KIA, ruang bersalin serta bidan desa tetap menjaga komitmen dan bersatu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat” ujarnya.

Baca Juga:   Disdikbud Beri Perhatian Khusus Bagi Guru Jelang Purnabakti

Adapun jumlah akseptor yang dilayani dengan metode kontrasepsi suntik 7 orang, pil 1 orang, implan 11 orang, implan KBPP 3 orang , Aff Implant 2 orang dan kondom 7 orang.

Sementara, Kepala IBI Cabang Bulukumba Hj Yuliana menyampaikan bahwa organisasi IBI selalu berkoordinasi dan berkontribusi dalam setiap momen yang dilaksanakan oleh pihak OPD terkait, baik Dinkes maupun DP2KBP3A.

“Ini juga momen bagi anggota kami IBI khusunya IBI Ranting Bontobahari dalam memberikan pelayanan KB untuk meningkatkan cakupan akseptor sebagai salah satu upaya pencegahan stunting,” katanya.

“Di samping itu juga, menjadi tempat bagi anggota kami menerapkan skill atau keterampilannya dalam hal pemasangan Alkon,” sambung Yuliana.

Baca Juga:   Jual Minyak Goreng Diatas HET, 32 Dos Minyak Goreng di Tanete Diamankan Polisi