News  

Pasien Rusli Bantah Ditolak di IGD RSUD Bulukumba

BULUKUMBA, KUTIP.co – Informasi atau berita terkait adanya warga Desa Somba Palio Kecamatan Kindang atas nama Rusli yang ditolak pihak RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja dibantah yang bersangkutan.

Rusli angkat bicara setelah beberapa pihak gencar menyudutkan dan menyalahkan pihak rumah sakit yang diduga menolak melayani dirinya saat datang di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD untuk berobat beberapa hari yang lalu (9 September 2022)

Ia pun meluruskan bahwa saat itu dirinya tidak ditolak, akan tetapi petugas tetap melayaninya dan memberikan penjelasan dan arahan terkait prosedur jika dirinya ingin melakukan CT Scan di kepala karena ia sering menderita sakit kepala.

Baca Juga:   Bank Sulselbar Gandeng Kejaksaan untuk Tangani Kredit Macet di Bulukumba

“Saya tidak ditolak, tetap dilayani dan diberikan arahan oleh petugas. Makanya setelah itu saya ke klinik dokter saja,” ungkap Rusli, Kamis 15 September 2022.

Rusli mengakui tidak tahu kalau untuk berobat di IGD, harus ada rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama atau Puskesmas.

Ketika ditanya kenapa langsung ke rumah sakit, bukan ke Puskesmas, Rusli mengatakan sebagai orang berasal dari kampung, ia kira bisa langsung dirawat rumah sakit tanpa harus ke Puskesmas.

“Ini sakit kepalaku sudah hampir setahun,” kata Rusli yang mengaku belum pernah memeriksakan dirinya di Puskesmas Borong Rappoa sebagai Faskes pertamanya di BPJS.

Baca Juga:   Selain Bira, ini Tempat Wisata yang Menarik Dikunjungi di Bulukumba

Rusli tidak tahu kalau peristiwa yang dialaminya dipersoalkan sejumlah pihak. Sehingga lebih jauh, ia berharap kejadian di rumah sakit saat dirinya ke sana tidak perlu dibesar-besarkan.

Menurutnya, kejadian tersebut murni ketidaktahuannya. Ia pun merasa arahan dari petugas rumah sakit juga sudah jelas dan dipahami.

“Arahan petugas juga sudah jelas. Jadi saya tidak persoalkan,” kata Rusli yang mengaku saat ini kondisinya sudah membaik.

Atas klarifikasi bapak Rusli ini, Humas RSUD, Andi Ayatullah Ahmad berharap persoalan ini sudah clear, karena yang bersangkutan tidak mempersoalkan bahkan justru mendapatkan informasi yang lebih detail dari petugas.

Baca Juga:   Polisi Tangkap Pencuri Uang dan Emas di Pasar Sentral Bulukumba

“Meski demikian, masalah ini tetap harus menjadi perhatian atau pembelajaran untuk rumah sakit agar terus berbenah dan meningkatkan layanannya kepada masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Bulukumba Muh. Bakti yang sempat melakukan Sidak di RSUD Bulukumba mengaku, bahwa saat ini pelayanan di RS Bulukumba ini sudah baik.