News  

Ini Pesan Andi Utta dan Andi Uke untuk 14 Desa Mandiri di Bulukumba

Foto bersama para kepala Desa dengan Kadis dan Sekdis DPMD Bulukumba. (Dok Ist)

BULUKUMBA, KUTIP.co – Kemajuan Bulukumba perlahan terasa di dua tahun terakhir ini, hal itu terbukti dengan menjadinya 14 Desa di Bulukumba sebagai Desa Mandiri.

Bahkan selain 14 Desa mandiri, 95 Desa lainnya sudah termasuk desa berkembang dan Desa maju, kemudian tidak ada lagi Desa kategori terpencil.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari saat ditemui di Rujab Bupati Bulukumba usai penyerahan piagam penghargaan kepada 5 perwakilan Desa mandiri. Rabu, 17 Agustus 2022.

Baca Juga:   Setelah Ditinjau Andi Utta, Luapan Air di Depan SPBU Wabub Dikerja Tim Pengendali Banjir

Andi Uke sapaannya, menjelaskan terkait masuknya 14 Desa ini sebagai Desa mandiri. Bahwa kata dia, itu berdasarkan status perkembangan Desa melalui hasil Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2021 dan tahun 2022.

Teruntuk 14 Desa yang berhasil membawa Desanya menjadi Desa mandiri kata Andi Uke menambahkan, kedepannya diharapkan mampu mempertahankan dan mengembangkan lagi potensi yang ada di Desanya masing-masing.

“Semoga yang 14 Desa ini bisa mempertahankan statusnya, kemudian segala potensi yang ada di Desanya. Diharapkan agar bisa dikembangkan,” ucapnya.

Sementara terkait kucuran Dana Desa jelas Andi Uke, ada pengurangan untuk Desa yang masuk kategori mandiri. Tapi mereka diberikan ruang untuk menggunakan Dana Desa tersebut untuk rehab kantor.

Baca Juga:   Kampanye Dimulai di Bonto Bahari, Polisi Bulukumba Diterjunkan Berjaga-jaga 

Sementara itu, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf atau yang kerap disapa Andi Utta, berharap kepada Desa yang sudah masuk kategori Desa mandiri untuk lebih mampu memaksimalkan pencapaian penerimaan pendapatan desanya dengan berbagai inovasi yang dikembangkan sesuai potensi yang dimiliki.

“Desa mandiri juga seharusnya sudah mencapai level pelayanan publik yang prima. Artinya tidak ada lagi keluhan dari masyarakat terkait pelayanan pemerintahan di Desa.” Ucapnya.