News  

Begini Pengakuan Polisi Bulukumba yang Dipukuli Tanpa Perlawanan

Ipda Bakhtiar saat masih menjabat anggota Provos Polres Bulukumba/Int

BULUKUMBA, KUTIP.CO- Insiden pemukulan oknum Polisi Lalu Lintas di Pos Pelayanan Terpadu di Jalan Samratulangi, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu itu membuat geger masyatakat setempat dan sejumlah pengendara. Senin, 30/8/2021.

Pengendara yang melintas tiba-tiba terhenti saat menyaksikan seorang berseragam polisi membawa satu batang balok dan meneror petugas Pos Terpadu yang dijaga polisi dan Dinas Perhubungan.

Diketahui oknum polisi yang bertugas di Polsek Ujung Loe tersebut mengamuk dan memukul petugas jaga.

Menurut Polisi jaga yang menjadi korban pemukulan oknum polisi yang bertugas di Polsek Ujung Loe itu, dia mengaku dipukul helm tanpa melakukan perlawanan.

Baca Juga:   Kadinkes Bulukumba Dorong Media Beritakan Pentingnya Vaksinasi

” Ia dinda dia pukul kepalaku, tapi saya tidak lakukan perlawanan “, ucap Ipda Bakhtiar saat dihubungi wartawan.

Dia mengaku tidak melakukan perlawanan karena dirinya kenal terhadap oknum pelaku itu.

” Saya kenalji dia, orang sakit itu kodong. Dulu dia sempat struk”, tambah Ipda Bakhtiar yang dikenal sebagai sosok Polisi yang ramah itu.

Dia melanjutkan, Oknum Polisi yang memukulinya itu kesal terhadap dirinya. Sebab kata dia, ada rekannya yang dia tilang.

” Marahki karena ada rekanya yang ditilang, pelanggarannya itu dia tidak ada Sim, tidak ada Stnk, dan tidak pakai Helm”, cetusnya.

Baca Juga:   Operasi Lilin Jelang Nataru, Kapolres Bulukumba Didampingi Sekda Pimpin Gelar Apel Pasukan

Dia juga mengaku, bahwa pihaknya sudah memberikan kebijakan kepada oknum Polisi yang memukul dirinya itu. Jadi dia siap keluarkan motornya si pengendara yang ditilang, selama dia bisa ganti dengan Stnk.

” Jadi pada saat dia datang di pos, dia langsung marah. Saya kasiji kebijakan untuk ambil itu motor tapi ditukar dengan Stnk, hanya saja dia tidak mau”. Tutupnya.