News  

Perketat Prokes, Panitia Turnamen PPDI Cup I Bagikan Masker ke Penonton

Panitia pelaksana memasangkan langsung masker ke penonton. (Dok Ist)

BULUKUMBA, KUTIP.co -Panitia Pelaksana Turnamen Sepakbola Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Bulukumba Cup I Terapkan Protokoler kesehatan Covid 19.

Penerapannya, Panitia siapkan tempat cuci tangan, bagi bagi masker dan lakukan pemeriksaan suhu.

Di tempat official pemain, panitia hanya memperbolehkan ditempati oleh manajer, pelatih dan 3 tim medis.

Selain itu, melalui pembesar suara panitia selalu menghimbau kepada masyarakat yang menonton agar selalu mematuhi protokoler kesehatan. pakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan.

hal itu dilakukan panitia sebagai bentuk ikut sosialisasikan hidup sehat di tengah Pandemi covid 19 dan mengantisipasi penyebaran covid 19.

Baca Juga:   Sekda Ali Saleng Optimis MPP Bulukumba Digunakan Tahun 2023

“Kami di panitia itu mengikuti protokoler kesehatan, kami siapkan tempat cuci tangan, bagi bagi masker dan menghimbau kepada penonton agar senantiasa pakai masker dan jaga jarak. Kata ketua Panitia Ishak Ozil Kepada Awak media ini.

Menurutnya, turnamen PPDI cup I di laksanakan untuk menghibur masyarakat di tengah kejenuhannya menghadapi Pandemi Corona.

“Turnamen ini digelar tak lain untuk menghibur masyarakat, mereka rindu dengan tontonan seperti ini. Hal itu untuk menghindari pikiran negatif masyarakat akibat kejenuhan nya tinggal dirumah.

Sementara itu, salah satu warga, Marwan mengatakan, dengan adanya turnamen sepak bola dirinya sangat terhibur dan senang.

Baca Juga:   Ketua dan Pengurus DPD II Golkar Bulukumba Bantu Korban Kebakaran di Ela-ela

Bahkan menurut dia, pikiran pikiran yang selalu menghantui pikirannya soal penyakit Corona yang membuat dirinya terkadang drop itu hilang saat melihat permainan bola yang menghibur.

“Saya senang sekali lihat orang main bola, hilangki kurasa pikiran pikiran parnoku, bosan maki selalu dengar informasi soal bahayanya penyakit Corona, itukan buat kita lemas dan terkadang kita stress, bukan kita tidak percaya penyakit virus, tapi kalau itu terus dalam pikiran imun tubuh bisa menurun dan penyakit akan mudah masuk. Cetusnya.