News  

10 Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Konsolidasi Jelang Musda

BULUKUMBA, KUTIP.CO -10 Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Bulukumba menggelar pertemuan secara internal di kantor Partai Golkar Bulukumba, di Jalan. Jendral Sudirman, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu. Rabu, 28/7/2021.

Pertemuan tersebut digelar untuk memberikan gambaran dan penjelasan kepada pihak-pihak yang merasa ada kegelisahan terhadap kedudukan dan legalitas pimpinan kecamatan.

Menurut Sekertaris DPD II Partai Golkar Bulukumba H. Arkam, bahwa mereka 10 pimpiman kecamatan sudah memiliki legalitas terhadap kedudukan dan keabsahan selaku pimpinan kecamatan.

Diketahui, usai PLT Golkar Bulukumba mengeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk kepengurusan baru di 10 pimpinan kecamatan itu, terdapat beberapa statemant diluar yang menganggap tindakan PLT Golkar untuk merombak Struktur kepengurusan di 10 pimpinan Kecamatan tersebut adalah tindakan yang keliru.

Baca Juga:   Alamsyah: Humas Bawaslu harus Bekerja Cepat, Tepat dan Terukur

Salah satunya adalah Andi Hamzah Pangki yang sebelumnya merupakan PLT Kecamatan Bontobahari. Ia mengatakan bahwa harusnya sebelum dilakukan Pleno, mereka mengundang seluruh Pimpinan Kecamatan yang berakhir masa jabatannya untuk dipertemukan terlebih dahulu.

“Mestinya PLT mengundang seluruh pimpinan kecamatan, baru mengambil langkah-langkah. Itu dia langsung melakukan Pleno untuk menggantikan 10 Pimpinan Kecamatan ini”, ungkap Hamzah Pangki saat dihubungi KUTIP.CO Rabu, 28 Juli.

Dia mengatakan, harusnya pimpinan kecamatan yang diganti ini dihargai, sebab kata dia. Pimpinan Kecamatan yang lama ini sudah berjuang membesarkan partai Golkar.

Sementara itu, PLT Pimpinan kecamatan Kajang Syamsuddin, SE yang sebelumnya juga dipersoalkan lantaran dirinya dianggap bukan orang asli Kecamatan Kajang. Dia menepis hal itu, sebab kata dia. Dirinya merupakan orang yang besar di Kecamatan Kajang, hanya saja saat ini berdomisili di Kecamatan Ujungbulu.

Baca Juga:   Kajari Bulukumba Musnahkan Shabu dan Ganja serta Puluhan Senjata Tajam

“Saya ini orang Asli Kajang, saya besar di Kajang. Lagi pula terkait dengan domisili itu juga tidak diatur dalam AD/ADRT maupun Peraturan Organisasi atau Juklat, terkait dengan keharusan putra daerah menduduki jabatan dari asal daerah itu”, jelas Syamsuddin.

Sementara dari Pimpinan Kecamatan Gantarang yang diwakili oleh sekertarisnya, Gunawan mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan konsolidasi di pimpinan Desa.

“Kalau di Gantarang, saya dan PLT Ketua Gantarang diterima baik oleh pimpinan desa dan tokoh masyarakat di Kecamatan Gantarang”, ungkap Gunawan.

Dia juga mengatakan bahwa 10 pimpinan kecamatan yang baru saja di SK kan oleh PLT Ketua DPD II Golkar Bulukumba siap untuk mensukseskan Musda Golkar pada 31, Juli mendatang.

Baca Juga:   Keep Remote Work on Point with Productivity App

“Kami di 10 kecamatan ini siap mensukseskan Musda Golkar dengan penuh kegembiraan”, tambahnya.

Bahkan kata dia, kita sebagai kader tidak mesti saling gontok-gontokan hanya karena persoalan Musda ini.

Sementara itu, Sekertaris DPD II Golkar Bulukumba H. Arkam mengatakan bahwa terkait domisili PLT, ia mengatakan bahwa mestinya hal itu tidak dipersoalkan.

“Ini juga soal domisilinya PLT Pincab Kajang, mestinya itu tidak usah dioersoalkan. Toh Pak Andi Hamzah Pangki saja sebagai orang Gantarang tapi dia sudah jabat PLT di Kecamatan Bonto Bahari”. endus H. Arkam.