News  

Besok Pembelajaran Tatap Muka Dimulai, Ini Syaratnya

H. Ahmad Januaris Kadis Pendidikan dan Kebudayaan

BULUKUMBA, KUTIP.CO- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk seluruh sekolah di Kabupaten Bulukumba sudah dapat dilakukan di sekolah masing-masing.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulukumba, H. Ahmad Januaris saat di hubungi melalui jalur telfon. Minggu, 25/7/2021.

“Ia besok sudah bisa belajar tatap muka, itu sesuai surat edaran Bapak Bupati dengan nomor 188.6/1299/DIKBUD tentang pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada satuan pendidikan di masa Pandemi Covid-19”, jelasnya H. Ahmad Januaris

Hanya saja kata dia, belajar tatap muka kali ini berbeda dengan sebelum adanya pandemi Covid-19.

Baca Juga:   Perkuat Iman dan Taqwa, Polres Bulukumba Rutin Gelar Binrohtal 

“Dalam pembelajaran tatap muka terbatas ini, semuanya sudah diatur. Termasuk semua tenaga pendidik harus sudah mengikuti Vaksinasi secara lengkap dan dibuktikan dengan sertifikat vaksin”, ungkapnya.

Bahkan kata dia, peserta didik harus mendapatkan persetujuan dari orang tua/wali.

“Peserta didik harus juga punya persetujuan orang tua, dan juga orangtuapun harus bersedia untuk mengantar dan menjemput demi memastikan peserta didik tidak berkeliaran”, Januaris menambahkan.

Selain itu, (Red) satuan pendidikan harus menyiapkan sarana dan prasarana pendukung protokol kesehatan.

“Semua Sekolah-sekolah diwajibkan untuk menyiapkan prasarana pendukung protokoler kesehatan, seperti menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun dan air yang mengalir”, paparnya.

Baca Juga:   5 Pejabat Tinggi Pratama Dilantik, Andi Utta: Pertanian Ujung Tombak Bulukumba

Sementara itu, untuk peserta didik sendiri. Diwajibkan untuk tidak berkerumun dan selalu menggunakan masker.

“Pada saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini, semua peserta didik wajib pakai masker dan maksimal belajar hanya 3 jam di sekolah. Bahkan peserta didik dibagi 2 setiap kelas jika jumlahnya melebihi 20 orang dalam 1 kelas”. Tutupnya.

Untuk diketahui, bagi sekolah yang berada pada Zona merah dan orange untuk sementara ditunda pelaksanaan PTMnya, hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Bupati pada Poin 5.