‘Klan Saorajae’ Potensi Maju di Pilkada Bulukumba

Andi Anwar Purnomo, Andi Mauragawali dan Andi Soraya Widyasari.

BULUKUMBA, KUTIP.co Dinamika politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bulukumba tahun 2024, semakin tajam. Beberapa figur mulai diperhitungkan, termasuk gerbong mantan Bupati Bulukumba dua periode Andi Muh Sukri Andi Sappewali.

Gerbong keluarga Andi Sappewali, juga dikenal dengan istilah lain ‘Klan Saorajae’. Klan ini berpotensi ikut kontestasi Pilkada. Apalagi klan ini, dikenal memiliki pengaruh kuat di Bulukumba khususnya Kecamatan Gantarang dan Kindang.

Dalam konteks Bulukumba, beberapa anak cucu Andi Sappewali saat ini, cukup tenar. Mereka memiliki jabatan strategis di lingkup pemerintahan, baik eksekutif maupun legislatif.

Seperti putra dari Andi Sappewali, yaitu Andi Mauragawali dan Andi Mattampawali. Andi Mauragawali atau lebih akrab disapa Opu, saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Bontonyeleng Kecamatan Gantarang.

Sedangkan, Andi Mattampawali atau yang akrab disapa Andi Ungko, adalah mantan birokrat. Jabatan terakhirnya, sekretaris di Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Bulukumba. Ia memutuskan pensiun dini dan terjun ke dunia politik praktis jelang pemilu legislatif (Pileg) tahun 2024 lalu.

Di sisi lain, beberapa cucu Andi Sappewali tak kalah populer. Mereka di antaranya Andi Uke Indah Permatasari, Andi Soraya Widyasari hingga Andi Muh Anwar Purnomo. Dari ketiganya, hanya Andi Uke yang berkarier sebagai ASN. Ia saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bulukumba.

Baca Juga:   Jangan Lewatkan Final APC Cup, Bawa Pulang Doorprize

Karier Andi Uke sebagai aparatur negara, cukup melejit. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Lurah Loka, Lurah Loka, Camat Gantarang, hingga Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bulukumba. Bahkan, ia menduduki jabatan Eselon II di usia 37 tahun.

Sedangkan, Andi Soraya Widyasari dan Andi Muh Anwar Purnomo adalah politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Andi Soraya Widyasari adalah Anggota DPRD Bulukumba periode 2019-2024, dan Andi Muh Anwar Purnomo atau lebih akrab disapa Andi Aan adalah Anggota DPRD Provinsi Sulsel periode 2019-2024.

Di Pileg 2024 lalu, baik Andi Soraya maupun Andi Aan kembali maju menjadi calon anggota legislatif (Caleg). Keduanya sama-sama nyaleg DPRD Provinsi Sulsel Dapil 5 di PKB. Hasilnya, Andi Aan meraih suara figur terbanyak di internal PKB dan diproyeksikan terpilih lagi di DPRD Provinsi Sulsel untuk kedua kalinya.

Saat dikonfirmasi, Andi Mauragawali Opu mengaku pernah diminta sikap tegasnya oleh beberapa tokoh masyarakat. Namun, mantan anggota DPRD Bulukumba ini, tak ingin terburu-buru dalam bersikap.

Baca Juga:   PKS Bulukumba Buka Penjaringan Bacabup, 3 Figur di Hari Pertama

“Saya bilang, saya masih menunggu sinyal-sinyal dari keluarga, kerabat maupun teman-teman komunitas. Kalau memungkinkan, kenapa tidak,” kata Opu kepada wartawan, Sabtu, 27 April 2024.

“Kalau memang itu yang diinginkan oleh masyarakat, why not. Saya tak bisa pungkiri itu,” sambungnya.

Terpisah, Andi Soraya Widyasari menyebutkan sejauh ini belum bisa memastikan langkah politiknya ke depan di Pilkada Bulukumba. Ia menyebut, ada proses yang harus dilalui terlebih dahulu.

“Kami belum rapat di internal keluarga. Kalau memang keluarga menginginkan saya, insya Allah,” singkatnya.

Sementara itu, Andi Muh Anwar Purnomo ikut memberi sinyal bisa maju pada Pilkada Bulukumba 2024. Meski belum bersikap, ia akan mempertimbangkannya matang-matang.

Sehingga putra bungsu dari Andi Muh Sukri Sappewali ini, terlebih dahulu akan melihat perkembangan dinamika politik lokal daerah berjuluk Bumi Panritalopi.

“Untuk saat ini, masih melihat perkembangan,” kata Andi Aan ketika dikonfirmasi melalui via WhatsApp, Jumat, 26 April 2024.

“Perlu dipertimbangkan matang-matang sambil mengukur kekuatan,” jelas Andi Aan menambahkan.

Pengamat politik STAI Al-Gazali Bulukumba Dr Andi Muh Asbar berpendapat bahwa keluarga Saorajae kemungkinan akan jadi penonton di Pilkada Bulukumba 2024. Artinya kata dia, tidak terlibat langsung dalam pencalonan Bupati atau Wakil Bupati.

Baca Juga:   PKB Buka Ruang 'Non-kader' di Pilkada Bulukumba

“Namun, sikap politiknya pasti akan selalu dinantikan oleh masyarakat khususnya simpatisan Almarhum Andi Sukri Sappewali,” ujarnya.

Asbar menguraikan sejumlah alasan-alasannya. Pertama, Andi Aan baru saja habis-habisan bertarung di Pileg DPRD Provinsi Sulsel 2024 Dapil 5 Bulukumba-Sinjai melalui PKB.

Jika ingin melompat ke Pilkada Bulukumba, kata Asbar, sebaiknya pikir-pikir terlebih dahulu. Sebab dibutuhkan keberanian seperti langkah yang pernah diambil oleh Andi Edy Manaf yang sebelumnya mundur sebagai legislator dan berpasangan dengan Andi Utta di Pilkada 2020 lalu.

“Kedua, di Partai PKB tidak hanya ada Andi Aan, tapi ada Tomy Satria Yulianto (TSY) yang juga berharap dukungan partai untuk maju di Pilkada Bulukumba,” jelasnya.

Meski begitu, Asbar lebih dalam berpandangan bahwa potensi keluarga Andi Sappewali untuk maju di Pilkada Bulukumba masih terbuka lebar. Apalagi, rens waktu Pilkada masih relatif lama.

“Paling tidak dilirik sebagai calon wakil bupati. Keluarga Saorajae punya loyalitas atau simpatisan yang militan khususnya di wilayah Gantarang-Kindang,” terangnya.