Bisnis  

Sebanyak 2,49 M Koin Pi Network Migrasi Jelang Fase Open Mainnet

Komunitas Pi Network Indonesia. Foto dok

Beijing, Kutip.co – Pi Network, sebuah platform blockchain yang dikenal dengan sebutan Pi, terus mengalami perkembangan signifikan dalam aktivitasnya.

Para penambang koin Pi, atau yang dikenal sebagai Pioneer, kini sedang memantau dengan cermat proses migrasi koin mereka ke dalam wallet masing-masing.

Melalui laporan terbaru dari blockchain Pi Network, terungkap fakta baru yang menarik perhatian komunitas Pioneer.

Ternyata, sebanyak 2,49 Miliar koin Pi telah sukses bermigrasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,63 Miliar koin Pi terkunci, sementara 0,86 M koin Pi masih tersedia untuk digunakan.

Percepatan migrasi ini menjadi bukti bahwa Pi Core Team terus bekerja keras untuk mencapai visi misi kripto Pi Network.

Baca Juga:   Harga Sidra Bank Coin Diprediksi $1000 Pasca-Mainnet, Apakah Masuk Akal?

Laporan update migrasi Pi itu disampaikan oleh Pioneer pendukung GCV, Doris Yin.

Lewat akun resmi di X, Doris Yin mengimbau agar Pioneer di seluruh dunia menjadikan GCV patokan.

Dengan mendukung GCV maka kata Doris Yin, akan membantu percepatan fase open mainnet.

“Terus sebarkan GCV! Ini benar-benar membantu diri Anda sendiri, KYC, migrasi dan mempercepat open mainnet,” jelasnya.

GCV sendiri merupakan nilai konsensus global dari koin Pi sebesar $314.159.

Baca Juga:   Pi Network Rilis Fitur Chat Stake DM, Syaratnya Harus Migrasi Wallet Pi

Pada kegiatan PiFest yang segera berlangsung 6-11 Desember 2023, komunitas berharap transaksi menggunakan nilai GCV. ***