Bisnis  

Amankan Transaksi P2P di Pi Network, Koin Tidak Melayang Saat Mainnet Tertutup

Ritel menerima pembayaran Pi Payment

Jakarta, Kutip.co – Pi Network saat ini berada dalam fase enclosed mainnet, di mana memungkinkan pertukaran koin antar pengguna atau peer-to-peer (P2P).

Namun, dalam kondisi mainnet tertutup ini, penting bagi Pioneers (pengguna Pi Network) untuk memperhatikan beberapa tips agar transaksi mereka aman.

Sehingga terhindar dari risiko kehilangan koin, berikut adalah beberapa panduan yang dapat diikuti.

1. Transaksi Hanya dengan Orang yang Anda Kenal
Penting untuk hanya melakukan transaksi dengan orang yang sudah Anda kenal atau yang telah membangun reputasi positif dalam komunitas Pi Network.

Transaksi dengan orang yang tidak dikenal dapat meningkatkan risiko kehilangan koin.

Baca Juga:   Diskusi Ekonomi ala JOIN Bantaeng, Ilham Azikin: Menjadi Spirit di Tengah Pandemi

2. Kenali Wallet Penerima dan Pemiliknya
Sebelum melakukan transaksi, pastikan untuk mengenali wallet penerima dan memastikan bahwa pemiliknya dapat dihubungi.

Hal ini dapat membantu dalam melacak transaksi dan meminimalkan risiko penipuan.

3. Hubungi Admin Vendor Group yang Amanah
Jika Anda melakukan transaksi melalui grup vendor, pastikan bahwa admin grup tersebut dapat dipercaya dan memiliki reputasi yang baik.

Konsultasikan dengan admin terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi untuk memastikan keamanan.

4. Gunakan Metode COD atau Face to Face
Metode pembayaran “Cash on Delivery” (COD) atau bertemu langsung (“Face to Face”) adalah cara aman untuk melakukan transaksi.

Baca Juga:   Pengguna Aplikasi Pi Network Merayakan Hari Raya Idul Fitri di Fireside Forum

Ini memastikan bahwa Anda menerima koin secara langsung setelah pembayaran dan mengurangi risiko penipuan.

5. Waspadai Rekber dan Kloning
Hindari menggunakan jasa rekening bersama (rekber) secara langsung. Selalu cek dan richeck informasi rekening, karena seringkali terdapat kasus kloning yang dapat menipu pengguna.

Pastikan untuk berhati-hati dan melakukan verifikasi sebelum mengirimkan pembayaran.

6. Minta Bukti Transaksi di Wallet Pengirim
Sebelum menyelesaikan transaksi, minta bukti transaksi di wallet pengirim. Jika terdapat banyak transaksi dari wallet yang sama, itu mungkin menandakan bahwa vendor tersebut membayar dengan koin yang sama.

Baca Juga:   Ini Jumlah Badan Usaha Milik Desa Yang Aktif Di Bulukumba

7. Cari Informasi Vendor di Akun Resmi Media Sosial
Sebelum bertransaksi, cari informasi tentang vendor tersebut di akun media sosial resmi.

Pastikan bahwa vendor memiliki reputasi yang baik dan telah melakukan transaksi dengan pengguna lainnya secara sukses. ***