Bisnis  

Agar Harga Pi Network Tak Anjlok, Pioneer Hindari Ini Saat Open Mainnet

Koin Pi Network

Jakarta, Kutip.co – Tanda tanya tentang harga Pi Network saat open mainnet memang menjadi rahasia.

Jelang peluncuran roadmap terbaru Pi, sebagian Pioneer masih harap-harap cemas akan nilai koin yang ditambang.

Ketika open mainnet, apakah harga 1 Pi sama dengannilai GCV atau malah lebih rendah.

Dalam perjalanan pengembangan Pi Network, muncul tantangan signifikan yang menghantui proyek yang sejatinya sangat menjanjikan.

Ancaman besar seperti penjualan besar-besaran aset Pi ketika proyek mencapai tahap Open Mainnet.

Memungkinkan mata uang digital beralih dari jaringan uji coba ke pasar nyata.

Baca Juga:   Pi Network Sukses Uji Coba Konversi 9M BTC, 1 Juta BNB, dan $9M USD

Kemudian tiba-tiba banjir aset Pi di pasar yang menimbulkan keprihatinan serius.

Berpotensi lonjakan penjualan aset Pi oleh pemegang yang telah menambang atau yang mengumpulkan sejumlah besar mata uang digital ini.

Selama fase Open Mainnet, pemegang Pi akan mendapatkan kemampuan untuk menukarkan token mereka dengan mata uang lain atau menggunakannya dalam ekosistem Pi Network.

Namun, jika sejumlah besar pemegang memutuskan untuk menjual aset mereka secara massal, hal ini bisa menyebabkan penurunan tajam nilai Pi.

Tentu ini berdampak signifikan pada investor dan anggota lainnya dalam Pi Network.

Baca Juga:   Kabar Gembira, Tahun ini Bulukumba Kembali Dapat Jatah BBM Premium

Konsekuensi dari penjualan besar-besaran ini adalah penurunan tajam dan substansial dalam nilai Pi bisa menimbulkan kerugian finansial pada investor.

Hal itu pula dapat menciptakan suasana ketidakpastian dan kekhawatiran.

Investasi jangka panjang bisa terpengaruh secara negatif.

Parahnya lagi, mengancam keberlanjutan Pi sebagai mata uang yang dapat diandalkan dalam ekosistemnya.

Menjaga kepercayaan dalam Pi Network sangat penting sebagai upaya mengatasi tantangan ini.

Komunitas Pi, pengembang, dan pemangku kepentingan harus bekerja sama untuk menetapkan tindakan yang mencegah penjualan besar-besaran seperti ini.

Edukasi pemegang Pi tentang risiko potensial yang terkait dengan penjualan dalam skala besar dan mendorong praktik perdagangan yang bertanggung jawab bisa menjadi titik awal.

Baca Juga:   Keunggulan Pi Network Sebagai Kripto Web3: Hak Penuh dan Berguna 24 Jam

Selain itu, perlu menerapkan peraturan atau pedoman untuk mengendalikan perdagangan berlebihan selama fase Open Mainnet.

Hal ini perlu dilakukan untuk menstabilkan pasar dan melindungi kepentingan komunitas. ***