Bisnis  

Ferrari Terima Pembayaran Kripto, Pi Network Tidak Masuk Daftar

Ferrari Terima Pembayaran Kripto, koin Pi belum terdaftar

New York, Kutip.co – Kabar baru datang dari Mobil sport Ferrari yang menerima pembayaran kripto di Amerika Serikat.

Namun sayangnya, mata uang digital Pi Network yang memiliki puluhan juta anggota tidak masuk daftar.

Ferrari akan berkolaborasi dengan salah satu dari pemroses pembayaran mata uang kripto terbesar, BitPay.

Pada tahap awal di AS, dan akan mengizinkan transaksi dalam bitcoin, ether, dan USDC, salah satu stablecoin terbesar.

Namun patut menjadi catatan bahwa Ferrari mungkin menggunakan pemroses pembayaran lain di wilayah berbeda.

“Harga tidak akan berubah, tidak ada biaya, tidak ada biaya tambahan jika Anda membayar melalui mata uang kripto,” kata Chief Marketing and Commercial Officer Ferrari Enrico Galliera.

Baca Juga:   Belum Open Mainnet, Kelompok Komunitas Pi Network Waspada Hoaks dan Penipuan

Bitpay akan segera mengubah pembayaran mata uang kripto menjadi mata uang tradisional atas nama dealer Ferrari.

Bagi komunitas Pi Network berharap bahwa koin Pi akan menjadi mata uang digital yang diakui secara luas.

Tentu kabar berita ini sedikit mengecewakan lantaran Ferrari tidak memasukkan koin Pi dalam daftar kripto yang mereka terima.

Mungkin karena Pi masih dianggap belum memiliki nilai tukar yang resmi karena belum open mainnet.

Hal ini menegaskan pentingnya pengembangan utilitas dan nilai nyata untuk mata uang digital dalam ekosistem Pi.

Baca Juga:   Pendaftaran Koin Pi Network di CoinMarketCap Masih Pending, Ini Penjelasan Pioneer

Meskipun Pi Network memiliki pangsa pasar yang kuat dan komunitas yang besar, tantangannya adalah mendapatkan pengakuan.

Memastikan bahwa Pi memiliki kegunaan yang nyata di luar ekosistem proyek tersebut.

Sementara Ferrari mungkin bukan satu-satunya perusahaan yang belum menerima Pi.

Perkembangan selanjutnya dalam proyek Pi Network mungkin akan menentukan bagaimana dan kapan mata uang digital tersebut dapat diterima di berbagai sektor ekonomi. ***