Bisnis  

Tips Menjaga Aset Kripto Seperti Bitcoin dan Pi Network di Era Digital

Foto Bitcoin. Gambar oleh Igor Lukin dari Pixabay.

Jakarta, Kutip.co – Kriptocurrency, seperti Bitcoin, Pi Network, dan Ethereum, telah menjadi fenomena global dalam dunia finansial digital.

Meningkatnya minat dalam aset-aset kripto juga berarti pentingnya menjaga dan mengelola investasi kripto Anda dengan bijak.

Artikel ini akan membahas beberapa tips yang perlu Anda ketahui untuk melindungi dan mengelola aset kripto Anda di era digital.

Mengenal Kripto Populer tahun 2023

Sebelum Anda mulai berinvestasi dalam kriptocurrency, penting untuk memahami beberapa kripto populer yang tersedia di pasaran.

Berikut beberapa kripto yang paling dikenal di tahun 2023:

Bitcoin (BTC)
Bitcoin adalah kripto pertama yang diciptakan oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2009.

Baca Juga:   CEO Indogo Evlin Raih TOYP JCI Indonesia 2023, Akan Berbagi Pengalaman Bisnis

Mata uang digital paling populer dan berfungsi sebagai tolok ukur bagi kripto lainnya.

Ethereum (ETH)
Ethereum adalah platform blockchain yang memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan smart contracts.

Ether (ETH) adalah kripto yang digunakan dalam ekosistem Ethereum.

Pi Network (Pi)
Pi Network adalah proyek kriptocurrency yang masih dalam tahap pengembangan dan enclosed mainnet.

Ini berusaha untuk menjadi mata uang digital yang lebih mudah diakses bagi banyak orang.

Memulai Investasi Kripto

Jika sudah mengenal kriptocurrency yang Anda minati, langkah selanjutnya adalah memulai investasi kripto Anda.

1. Belajar dan Riset
Lakukan riset mendalam tentang kripto yang Anda minati. Pelajari teknologi di baliknya, tim pengembang, sejarahnya, dan tujuan proyek tersebut.

Baca Juga:   Begini Isi Surat Terbuka Duta GCV Indonesia untuk Core Team Pi Network

2. Wallet Kripto
Buat dompet kripto yang aman untuk menyimpan aset Anda. Wallet kripto dapat berupa wallet perangkat keras (hardware wallet) atau wallet perangkat lunak (software wallet).

3. Diversifikasi
Jangan hanya fokus pada satu kripto. Diversifikasi portofolio Anda dengan berinvestasi dalam beberapa kripto yang berbeda untuk mengurangi risiko.

4. Lindungi Keamanan
Pastikan untuk mengaktifkan lapisan keamanan seperti otentikasi dua faktor (2FA) pada akun kripto Anda.

Juga, jangan pernah berbagi informasi pribadi atau kunci pribadi Anda dengan siapapun.

Hal yang Perlu Dihindari Saat Investasi Kripto

Baca Juga:   Menambang Kripto Pi Network via Ponsel Tanpa Konsumsi Energi, Kok Bisa?

Investasi kripto dapat menguntungkan, tetapi juga penuh risiko. Ada beberapa hal yang perlu dihindari:

Pemahaman yang Kurang
Pelajari sebanyak mungkin tentang kripto sebelum berinvestasi.

Jangan hanya mengikuti tren tanpa pemahaman yang cukup.

Investasi yang Terlalu Besar
Jangan menginvestasikan lebih dari yang Anda mampu untuk kehilangan.

Kripto sangat fluktuatif dan nilainya bisa berubah drastis dalam waktu singkat.

Pertukaran yang Tidak Terpercaya
Pilih platform pertukaran kripto yang terpercaya dan diatur. Hindari pertukaran yang tidak memiliki reputasi baik.

Phishing dan Scam
Hati-hati terhadap penipuan kripto yang mengincar data pribadi Anda. Selalu periksa URL dan pastikan Anda berada di situs web resmi. ***