Bisnis  

Beda dengan Bitcoin, ICE dan Pi Network Menjadi Revolusi Mata Uang Digital

Foto seorang sedang membuka aplikasi Pi Network di ponsel seluler. Foto ist

Jakarta, Kutip.co – Kripto Bitcoin mungkin menjadi pionir atau pelopor mata uang digital.

Namun kehadiran Bitcoin belum mampu menyentuh semua kalangan bahkan hingga ke masyarakat kecil.

Hal itu menjadi salah satu yang membedakan Bitcoin dengan kripto yang sedang boming, Pi Network dan ICE Network.

Pi Network menjadi kripto tap-to-mine populer dan banyak diminati karena menjangkau semua kalangan.

Sedangkan ICE kripto jenis penambangan sama yang hadir karena transparansi.

Apa yang benar-benar membedakan Pi Network adalah pendekatannya yang berbasis komunitas.

Dengan jutaan Pionir di seluruh dunia yang secara aktif berpartisipasi dan mendukung pertumbuhan jaringan, Pi membuka jalan bagi masa depan keuangan yang terdesentralisasi dan inklusif.

Baca Juga:   Lupa Frasa Sandi Wallet Kripto Pi Network, Ini Cara Membuat Baru

Gerakan akar rumput ini menantang sistem perbankan konvensional dan bertujuan untuk memberikan individu kontrol lebih besar atas nasib keuangan mereka.

Intinya, Pi Network mewakili revolusi mata uang.

Ini bukan hanya tentang transaksi digital, tetapi tentang mendefinisikan ulang cara kita memandang dan menggunakan uang.

Dengan Pi Network, kekuatan mata uang beralih dari otoritas terpusat ke masyarakat.

Sehingga pemberdayaan finansial menjadi kenyataan bagi semua orang.

Selain itu, ekosistem Pi Network juga terbentuk dengan upaya membangun aplikasi atau platform yang mewadahi kripto Pi.

Demikian dengan Ice Network yang selangkah lebih cepat dalam menentukan sikap kepada penggunanya.

Baca Juga:   Anda Pioneer Baru, Ini Penjelasan Pi Network Terkait KYC dan Wallet

Tim Ice Network, pengembang inti proyek ini, baru-baru ini meluncurkan serangkaian rencana baru.

Termasuk menetapkan jadwal untuk rilis Mainnet, strategi pengembangan ekosistem, dan KYC pengguna.

Secara khusus, Ice Network berencana meluncurkan Open Mainnet pada 7 Oktober 2024.

Minggu depan, Ice Network akan mengungkapkan whitepaper proyeknya dan memperkenalkan aplikasi Mainnet.

Baca Juga:   Putra Irwan Nasir Resmi Pimpin HIPMI Bulukumba, Ilo: Ayo Berkolaborasi

Selain menyampaikan beberapa tonggak penting dalam peta jalan, tim Ice Network telah mengindikasikan bahwa proses verifikasi KYC akan dilakukan secara bertahap.

Saat ini proyek tersebut telah memasuki tahap pengenalan wajah pada perangkat Android.

Selain itu, tahun ini, proyek ini akan memulai peluncuran dompet yang dapat diakses multi-rantai, bersamaan dengan pengembangan ekosistem dapp.

Yang terakhir, pentingnya menjalankan Node ditekankan dalam rencana, dengan lebih dari 100 node konfirmasi diharapkan pada batch awal.

Node konfirmasi ini menjadi landasan untuk menjaga kelancaran operasional Ice Network di masa depan. ***